2
6

√ Cara Menanam Kencur agar Hasil Melimpah (Peluang Bisnis Baru)

Tak hanya sebagai bumbu dapur saja, nyatanya kencur juga dimanfaatkan sebagai obat herbal. Tanaman yang memiliki nama latin kaempferia galanga ini pun semakin meningkat kebutuhannya di pasaran. Tak heran juga cara menanam kencur menjadi ilmu yang ingin diketahui oleh banyak petani. Cara tanam kencur yang benar belum banyak diketahui oleh banyak orang. Sehingga bisa menyebabkan gagal panen atau masalah lainnya.

Padahal, sejatinya, cara menanam kencur sangat mudah dipraktikkan. Hanya butuh tekun dalam melakukan setiap step-nya dengan konsisten. Lantas, apa saja langkah-langkahnya? Mari, simak secara lebih lengkap pada ulasan di bawah ini.

Table of Contents

Proses Pembenihan Bibit Kencur

cara menanam kencur

Cara menanam kencur yang pertama adalah dengan melakukan pembenihan. Yang mana dilakukan dengan proses berikut ini:

  • Pilihlah tanaman kencur yang sudah tua. Namun, perhatikan bahwa rimpang ini masih segar. Pilih rimpang yang paling ujung
  • Untuk melakukan penanaman dalam skala kebun, Anda dapat menyimpan rimpang pada tempat yang agak gelap.
  • Biarkan rimpang hingga mengeluarkan tunas supaya ketika ditanam, kencur bisa lebih mudah untuk tumbuh
  • Musim terbaik untuk menanam kencur adalah pada musim penghujan. Sebab, air hujan memiliki manfaat sebagai proses tumbuhnya tunas. Untuk medianya sendiri bisa di lahan terbuka atau bisa juga dalam pot serta tempat yang memiliki kelembaban rendah.
  • Biarkan selama satu atau dua minggu hingga rimpang mulai bertunas.
  • pastikan Anda memantau kelembaban udaranya.

Baca Artikel Terkait: Cara Menanam Anggur

Mempersiapkan Lahan untuk Penanaman Bibit Kencur

 

Selanjutnya, Anda perlu mempersiapkan tempat yang digunakan sebagai media tanam. Nah, kami akan jelaskan step by step-nya berikut ini:

  • Sebelum masuk ke penanaman, tentunya Anda harus mempersiapkan bahan dan alat budidaya kencur. Hal ini penting dalam rangka menggemburkan media tanahnya.
  • Setelah itu, Anda cangkul tanah sedalam 30 cm. Pastikan Anda memeriksa drainase atau pengairannya supaya tidak terdapat genangan air pada lahan. Caranya dengan menentukan parit pemisah petaknya.
  • Buatlah petak yang teratur dengan lebar 2 hingga 3 meter, sedangkan panjangnya sesuaikan saja dengan keberadaan lahan.

Pengaturan Jarak yang Tepat Pada Tanaman

cara menanam bibit kencur

Setelah media tanam sudah siap, Anda pun bisa menatanya agar pertumbuhan kencur lebih rapi dan teratur. Begini caranya:

  • Supaya tanaman bisa tertanam secara rapi, maka Anda berikan jarak pada tanaman sekitar 80 x 40 cm. Lantas, bibit ini Anda tanam pada kedalaman 7 cm.
  • Hadapkan tunas ke atas.
  • Jangan sampai menanamnya dalam keadaan terbalik sebab bisa memperlambat pertumbuhan kencur.

Baca Artikel Terkait: Cara Menanam Semangka

Tahap Pemberian Pupuk untuk Tanaman Kencur

cara budidaya tanaman kencur

pxhere.com

Cara menanam kencur yang selanjutnya adalah memberikan pupuk. Ada dua jenis pupuk yang perlu diberikan pada tanaman kencur yakni pupuk alami dan kimia. Berikut cara lengkapnya:

  • Gunakan pupuk kandang untuk memberikan hara organik serta agar bisa memperbaiki struktur tanah.
  • Berikan pupuk kandang ketika tanah dicangkul atau ketika tahap pengolahan. Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencampurkan pupuk menggunakan tanah sampai rata. Tujuannya supaya meresap serta bisa memberikan nutrisi bagi tanah.
  • Tambahkan juga pupuk UREA, TSP atau KCL. Berikan dua kali saat ditanam dan saat kencur berusia 45 hari.
  • Jika tanah yang digunakan sebagai media tanam sudah subur, Anda bisa mengurangi takarannya.

Baca Artikel Terkait: Cara Menanam Kelengkeng

Perawatan Kencur dengan Teratur

Setelah bibit kencur berhasil ditanam, maka langkah selanjutnya adalah dengan melakukan perawatan. Berikut langkah-langkahnya:

  • Setelah kencur tumbuh, Anda bisa menyiramnya dengan air ketika musim kemarau. Sebab, kebutuhan tanaman kencur akan air tergolong tinggi. Apalagi saat kencur masih berusia muda.
  • Lakukan penyiangan minimal sebulan sekali.
  • bersihkan tanaman dari rumput liar dan gulma.
  • Penyiangan pertama bisa Anda lakukan saat tanaman berusia 2 atau 3 minggu
  • Selanjutnya, bisa dilakukan 3-6 minggu sekali tergantung dari rumput yang tumbuh.
  • Lakukan pencangkulan gulma di daerah yang cukup jauh dari inti tanaman. Gulma yang ada di dekat tanaman sebaiknya dibersihkan dengan cara yang lebih berhati-hati supaya tidak merusak rimpang.

Mengendalikan Hama Pengganggu Tanaman

Langkah selanjutnya dalam cara menanam kencur adalah mengendalikan organisme pengganggu tanaman. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah hama. Hama datang pada tanaman kencur berupa ulat. Jenis ulat pemakan daun kencur ini dikenal dengan nama Diocles dan Udas pesfolus. Cara membasminya adalah sebagai berikut:

  • Membasmi dengan cara manual yaitu menangkap ulat serta membunuhnya.
  • Namun, jika serangan ulat sudah cukup berat, maka bisa menggunakan insektisida (Nogos 50 EC). Gunakan sesuai dengan takaran dan petunjuk pada kemasan.

Masa Panen Tanaman Kencur

manfaat kencur

Tahap terakhir dalam cara menanam kencur adalah panen. Tentunya, saat ini paling ditunggu oleh sang penanam alias pak tani. Nah, karena banyaknya permintaan atas tanaman ini, maka banyak petani kencur sukses. Hal ini bisa didapatkan apabila melakukan tahapan-tahapannya dengan benar. Cara memanen kencur adalah sebagai berikut:

  • Panen kencur saat tanaman berusia 8-12 bulan (musim kemarau)
  • Cara memanennya adalah dengan membongkar semua tanaman serta rimpang kencur
  • bersihkan rimpangnya dari tanah yang masih melekat.
  • Rimpang kencur siap untuk dimanfaatkan.

Cara menanam kencur ternyata tidak sesulit yang dibayangkan bukan? Maka dari itu, persiapkan diri untuk selalu telaten dalam merawatnya. Hal ini berguna agar nantinya Anda bisa menjadi petani teladan dan sukses.

Nah, setiap variasi tanaman kencur juga memiliki dampak langsung pada mutu, produksi, serta kandungan zat aktif pada rimpang kencur tersebut. Selamat mencoba cara yang sudah dijabarkan di atas. Jika masih ada yang belum jelas, silakan Anda tanyakan di kolom komentar. Nah, jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagikan ke media sosial. Selamat bercocok tanam!

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.