8
46

6 Langkah Praktis Ternak Lovebird di Rumah (Sampai Berhasil)

Cara ternak lovebird tidak jauh berbeda dengan ternak burung yang lain. Bagian tersulit biasanya saat membedakan lovebird jantan dan betina, terutama bagi pemula. Akan tetapi, Anda dapat mempelajari segala sesuatu tentang penangkaran lovebird secara bertahap.

Banyak burung kicau yang dapat dibudidayakan. Namun, lovebird memiliki keunikan. Burung ini memiliki keterikatan kuat dengan pemilik dan sesamanya, sehingga dinamakan lovebird atau burung cinta. Burung ini selalu berdekatan satu sama lain dan suka hidup berkelompok.

Kenapa Harus Menangkarkan Lovebird?

Hasil gambar untuk ternak lovebird

Sumber: https://i.ytimg.com/

Warna bulu yang indah menjadi daya tarik tersendiri pada lovebird, sehingga kerap dijadikan sebagai pajangan di dalam rumah. Ada pula lovebird yang dipelihara karena memiliki suara kicau yang lantang dan merdu, hingga ngekek panjang.

Penggemar burung umumnya menyukai lovebird yang dapat berbunyi gacor dan ngekek dalam durasi yang panjang. Karena daya tarik itulah, lovebird digemari banyak orang dan harganya pun cukup mahal. Lovebird yang kerap diternak umumnya jenis biola, lutino, dan mata merah.

Baca Artikel Terkait : Perbedaan Lovebird Jantan dan Betina

Langkah-langkah Mengembangbiakkan Lovebird

Hasil gambar untuk ternak lovebird

Sumber: https://hipwee.com

Sudah punya alasan kuat untuk memulai penangkaran lovebird? Kalau iya, silakan simak cara lengkap berikut.

1. Mempersiapkan Tempat

Siapkan sarana dan prasana berupa kandang atau sangkar. Kandang untuk lovebird biasanya berupa sangkar besi berukuran persegi panjang. Siapkan juga glodok di dalam kandang agar lovebird dapat membentuk sarang dan mengerami telurnya.

2. Mencari Indukan Lovebird

Usia yang optimal untuk berkembang biak yaitu 1 tahun untuk betina dan 8 bulan untuk lovebird jantan. Dari fisik, burung yang dipilih mesti memiliki paruh yang panjang, tebal, kokoh, dan berpangkal besar.

Burung dengan ciri seperti ini akan memiliki kekuatan ketika berkicau. Selain itu, ditunjukkan dengan ukuran kepala yang besar dan bentuk tubuh yang proporsional.

Lovebird yang cocok untuk indukan juga memiliki dada yang lebar, leher panjang, mata yang tampak jernih, lebar dan bersinar. Selain itu indukan mesti punya karakter yang lincah, gacor, dan mempunyai nafsu makan besar.

3. Mempersiapkan Perjodohan

Sebelum mulai musim kawin dan pengembangbiakan, lakukan proses perjodohan. Pada bagian ini, lovebird jantan dan betina harus dikenalkan. Dekatkan jantan dan betina indukan yang sudah Anda pilih sebelumnya.

Cara mendekatkan bisa dengan menjemur secara bersamaan dalam kandang terpisah. Sebaiknya pada masa perjodohan, lovebird tidak dijadikan satu kandang karena dapat memicu perkelahian sehingga mengakibatkan cacat dan luka.

4. Perkembangbiakan

Setelah proses perjodohan sukses dan induk siap melakukan perkembangbiakan, masukkan indukan jantan dan betina ke dalam satu kandang. Masukkan glodok dengan serpihan kayu, ranting, dan pasir halus di dalamnya.

Lovebird memiliki sifat alami dapat membangun sarang sendiri, sehingga biarkan mereka membuat sarangnya sendiri. Setelah pembuahan, betina akan menghasilkan 4 hingga 5 butir telur.

5. Pengeraman Telur

Setelah menghasilkan telur, lovebird akan mengerami telur. Waktu pengeraman dapat mencapai 22 hingga 25 hari hingga telur menetas.Jika sudah 26 hari tidak menetas, artinya telur tidak berkualitas, perlu dikeluarkan agar lovebird mau bertelur kembali.

6. Pemberian Makan Anakan dan Induk Lovebird

Pemberian pakan indukan biasanya berupa milet, biji bunga matahari, dan biji kenari. Berikan juga makanan tambahan dan vitamin agar lovebird tumbuh optimal. Untuk anakan, biasanya induk yang akan meloloh. Jika tidak, Anda pun dapat meloloh sendiri.

Tips Ternak Lovebird Agar Cepat Bertelur

Hasil gambar untuk ternak lovebird

Sumber: https://warungkopi.okezone.com

1. Beli Sepasang Lovebird Siap Produksi

Belilah sepasang lovebird yang baik dan siap untuk dikawinkan. Usahakan lovebird jantan lebih tua dari betina sehingga dapat mendominasi betinanya. Pahami ciri-ciri lovebird jantan dan betina agar tidak keliru.

2. Pasang Lampu Full Spektrum

Lampu full spektrum cocok untuk kandang dalam ruangan, karena sinarnya hampir sama dengan sinar matahari sehingga baik bagi kesehatan burung. Lampu ini harus dinyalakan ketika siang hari, sedangkan saat malam hari biarkan lovebird tidur tanpa sinar.

3. Letakkan Glodok di Posisi yang Tepat

Di alam liar, berbagai jenis lovebird suka bersarang pada lubang pohon, sehingga perlu ada glodok untuk bersarang lovebird di dalam sangkar. Pastikan Anda membeli glodok khusus untuk lovebird yang ukurannya lebih besar dari glodok untuk parkit.

4. Berikan Pakan Tambahan untuk Lovebird

Agar mudah dikawinkan, naikkan berahi lovebird dengan cara memberikan pakan seperti kangkung, taoge, dan biji bunga matahari. Bisa juga dengan memberikan suplemen tambahan berupa vitamin lovebird.

Budidaya Lovebird Di Dalam Ruangan VS Luar Ruangan

Hasil gambar untuk ternak lovebird

Sumber: http://kompasiana.com

Lovebird merupakan burung kicau yang mudah beradaptasi dengan tempat, baik di dalam maupun luar ruangan. Berikut perbandingan beternak lovebird di dalam dan luar ruangan.

Di Dalam Ruangan

Di dalam rumah atau di dalam ruangan adalah tempat paling aman untuk memelihara lovebird agar bebas dari gangguan hewan atau penghuni rumah yang lain. Jika memiliki ruangan kosong di dalam rumah, Anda dapat memanfaatkannya.

Namun, ruangan harus memenuhi syarat tertentu antara lain: sirkulasi udara lancar, serta sinar matahari dapat masuk melalui atap mulai pagi hingga sore hari. Anda boleh menempatkan kandang di dalamnya dengan model kandang koloni ataupun kandang kapsul.

Untuk kandang kotak, buatlah secara bersusun, dengan jarak antara satu dengan yang lain agar tidak tampak sempit. Letakkan sekat di antara kandang agar tidak terlihat oleh pasangan lovebird yang lain.

Quote: Usahakan ruangan dan kandang selalu dalam keadaan bersih agar kesehatan lovebird dan Anda terjaga ketika berada di sana.

Di Luar Ruangan

Jika memiliki halaman belakang rumah yang luas, Anda bisa menempatkan kandang di luar. Kandang koloni sangat cocok untuk penangkaran di luar ruangan karena bentuknya yang besar dan memerlukan tempat luas.

Nah, ternyata ternak lovebird tidak begitu sulit jika dilihat dari langkah-langkahnya. Kuncinya adalah konsistensi Anda dalam merawat lovebird nantinya.

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)