Seleksi Program Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya

Assalamualaikum sahabat hamparan!. Kali ini aku ingin menceritakan tentang pengalamanku ikut seleksi program pertukaran pelajar tingkat SMA sederajat. Langsung simak aja ya guys !

Info !

Idea, program, pertukaran pelajar
designpublic.in

Sedikit penjelasan tentang program pertukaran pelajar ini sering di adakan salah satunya oleh Kemdikbud dengan salah satu programnya yaitu Bina Antarbudaya yang bekerja sama dengan prrogam pertukaran terbesar di dunia yaitu AFS.

Dengan tujuan ingin menciptaakan persahabatan internasional guna untuk menghidupkan suasana damai antar bangsa dan agar merekatkan kerjasama antar negara penyelenggara. Program ini dilaksanakan juga untuk pengenalan budaya Indonesia ke kanca internasional.

Seleksi awal AFS

pragram, pertukaran pelajar
wikipedia.com

Salah satu pengalaman yang tak terlupakan dalam hidupku pernah bergabung dalam seleksi program pertukaran pelajar.

Program ini dilaksakan oleh voulentir atau bisa juga disebut relawan yang dulu pernah menjadi alumni program AFS ini, di wilayah Jawa timur di jadikan menjadi dua bagian pertama di Kota Malang dan selanjutnya di Kota Surabaya.

Karena tempat tinggalku lebih dekat dengan Kota Malang akhirnya aku mengikuti seleksi AFS chapter Malang. Tempat untuk seleksi pertama pun juga sudah di bagi menjadi dua bagian yaitu Kota Blitar dan Kota Malang.

Dengan tujuan agar tempat tes tidak semua di Malang karena beberapa tempat peserta berada di daerah yang cukup jauh, jadi karena itu di jadikan menjadi dua tempat.

Seleksi program tersebut terletak di salah satu sekolah menengah atas di Kota Blitar. Jumlah peserta pun juga banyak karena tidak hanya dari satu kota bahkan juga ada dari beberapa kota yang lumayan jauh jika di tempuh dengan kendaraan.

Tapi walaupun jauh tidak mengurangi antusiasme para peserta seleksi pertama ini. Untuk seleksi ini di bagi menjadi dua, pertama adalah pengerjaan soal dan kedua adalah membuat karya tulis pribadi.

Materi yang digunakan untuk tes juga singkat yang pertama adalah pengetahuan umum mulai dari bahasa Indonesia, sejarah, sosial dan bahasa Inggris dan setiap sesi diberi waktu 120 menit dan istirahat 40 menit. Karena pada saat itu aku belum mengetahui tempat yang di gunakan untuk tes jadi terpaksa kami berkeliling mengutari kota Blitar.

Sempat sesekali bertanya dan akhirnya sampai pada tempat itu sekitar jam 7 lebih 40 menit. Kala itu waktu mulai ujian sektar jam 8 sudah di mulai kami sampai hanya 20 menit sebelum masuk kelas. Dengan cepat aku pun langsung mencari ruangan yang akan ku gunakan untuk mengerjakan soal dan tes selanjutnya.

Tes dimulai !

mulai mengerjakan tugas, seleksi pertukaran pelajar
linkedin.com

persiapan yang kurang tidak membuatku untuk menyerah dan waktu pengerjaan pun dimulai. Setelah memeriksa soal ternyata hampir semua soal yang diberikan sudah pernah ku pelajari sebelumnya hanya saja untuk sola baha Inggris yang sedikit membuatku kesulitan.

Sebab pembelajaran grammer yang ku dapat belum begitu mengerti tapi untuk bahasa Inggris hampir keseluruhan bisa dikerjakan dengan lancar.

Tak terasa dua jam sudah berlalu ujian pertama pun selesai istirahat selama 40 menit, waktu istirahat aku gunakan untuk mengisi tenaga agar dalam tes kedua bisa lebih fokus dalam membuat karya tulis.

Karena waktu istirahat sudah usai aku langsung menuju kelas dimana aku mengerjakan soal tadi. Tema tulisan mulai dibagi aku merasa sedikit bingung karena aku jarang membuat karya tulis seperti ini.

Sebisa mungkin aku menulis dengan bermodal pengalaman dan sedikit trik menulis jadi aku berusaha memaksimalkan karya tulis ini, karena banyak yang mengatakan bahwa karya tulis ini yang memiliki nilai terbesar. Mungkin karena semanga untuk mengerjakan semakin berkobar tak terasa sudah hampir dua jam aku mengerjakan karya tulis ini.

Lolos tahap pertama menuju tahap ke dua

seleksi kedua, pertukaran pelajar
fausibahroel.worcpress.com

 

Kabar gembira ini membuatku sangat bahagia karena tidak di sangka ternyata bisa lolos menuju tahap kedua. Kali ini seleksi kedua berada di kota malang di sebuah universitas bernama Malangkucecwara berada di tengah pusat kota Dari stasiun cukup dekat hanya sekitar 8 Km untuk menuju tempat tes selanjutnya..

Ketika aku berada di Malang aku menginap di rumah saudaraku untuk sementara waktu. Hari tes juga sudah tiba akhirnya aku diantarkan ke tempat tersebut. Pada seleksi kedua ini para peserta mengikuti tes wawancara. Tes wawancara ini dibagi menjadi dua yang pertama wawancara bahasa Indonesia dan kedua menggunakan bahasa Inggris.

Sebelum tes yang kedua ini sudah banyak persiapan yang aku persiapkan terutama tentang wawancara bahasa Inggris yang akan di laksanakan nanti, sedikit bimbingan dari kakak perempuanku karena dia dulunya sering mengikuti acara seputar pertukaran mahasiswa dulu ketika masih kuliah.

Tes tahap kedua pun dimulai, tes di awali dari wawancara bahasa Indonesia yaah layaknya seperti wawancara ketika masuk sekolah menengah atas seperti asal sekolah, tujuan ikut, keinginan dan harapan ketika sudah lolos dan masih banyak lagi yang lainya.

Setelah selesai keluar ruangan peserta langsung istirahat dan mendapatkan konsumsi di salah satu ruang istirahat. Disitu aku pun berkenalan dengan banyak teman salah satunya bernama Putra dari Pasuruan, sembari menunggu wawancara selanjutnya kami pun berbincang-bincang.

Hingga tak terasa hampir 35 menit kami berbincang-bincang ternyata waktu untuk wawancara selanjutnya sudah datang,

Dari situ kami mulai berpisah dan menuju kelas masing-masing karena kami tidak satu ruangan. Ketika masuk kelas aku mulai menghafal kalimat-kalimat yang di ajarkan kakak perempuanku, dari mulai perkenalan diri, keluarga, lingkungan, dan sekolah.

Rasa lega mulai terasa ketika semua tes yang dilakukan hari ini sudah selesai hanya tinggal menunggu pengumuman lolos atau tidak untuk menuju tahap selanjutnya.

Lolos tahap dua lanjut ke tahap tiga !

Kabar mengharukan setelah menunggu lama karena melihat sebuah nama yang tercantum dalam list siswa yang lolos menuju tahap ketiga. Banyak kabar yang mengatakan bahwa tahap ini adalah penentuan lolos atau tidaknya dalam penyeleksian siswa program pertukaran pelajar ini. Setelah mendengar bahwa tes kali ini adalah tes kelompok aku merasa sedikit ambigu.

Karena belum mengerti apa yang harus aku lakukan untuk tes kali ini karena tidak adanya info yang jelas tekait tes tahap tiga ada yang bilang kalau harus membuat sesuatu, ada juga bilang kalau tim harus memecahkan suatu masalah.

Dan ternyata semua orang yang pernah aku tanyai tentang seleksi tahap ini adalah benar semua, kami harus membuat sebuah karikatur dengan bahan dan peralatan yang di beri oleh kakak panitia, karikatur tersebut berfungsi sebagai gambaran solusi dari sebuah masalah yang diberikan oleh kakak panitia.

Berjumlah sekitar 6 anak kami berusaha bekerja sama.

Kala itu masalahnya adalah mengatasi kelangkaan listrik di beberapa provinsi di Indonesia seperti Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera.

Karena letak geografi dan cuaca yang berbeda kami pun membuat beberapa alat yang bisa menggambarkan bagaimana cara mengatasi kelangkaan listrik. Contoh alat yang kami buat adalah kincir angin untuk Nusa Tenggara dan beberapa bagian Sumatera, membuat generator dan turbin untuk menunjang pembuatan sel solar yang digunakan di daerah Kalimantan dan Sulawesi dengan berbagai pertinjauan.

Harapan kami setelah menggunakan beberapa alat itu bisa menyelesaikan sedikit permasalahan yang menimpa beberapa provinsi tersebut.

Kenangan dan pengumuman

 

Pada akhirnya penungguan yang panjang berakhir hari ini, ku buka halaman tentang pemberitahuan siswa yang lolos ke tahap pemberkasan. Dengan sedikit harapan bahwa akan ada namaku yang tercantum dalam sebuah daftar nama-nama yang lolos.

Namun ternyata itu hanya sebuah harapan, karena hingga beberapa halaman namaku pun tak kunjung ada dan ternyata ini adalah akhir dalam perjuangan selama beberapa bulan. Tapi tak apa karena banyak pengalaman yang aku dapatkan ketika mengikuti seleksi ini.

Mulai dari teman, cerita baru, pengalaman, dan masih banyak lagi yang lainya.

Penutup

Berjuang untuk mendapatkan sesuatu yangkan adalah tujuan hampir semua orang, tetapi terkadang dengan usaha kita Allah sudah mempunyai jalan terbaik untuk kita, jangan bersedih jika sebuah keinginan kita belum bisa tercapai untuk sekarang. Selalu berdoa dan bersyukur kepada Allah.

Terima kasih sudah menyimak cerita ini Wassalamualikum. Wr. Wb

2 thoughts on “Seleksi Program Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.