Petualangan Santri Bertafakur Empat Kota Jawa Timur

Assalamualaikum. Wr. Wb. hai semua sahabat hamparan !.

Kali ini aku akan menceritakan cerita tafakur santri touring empat kota. Sedikit penjelasan masalah tafakur, tafakur secara bahasa adalah berfikir atau memikirkan karena banyaknya hadist yang menjelaskan tentang tafakur.

Salah satunya adalah tentang memikirkan dan mengagumi ciptaan Allah. singkat kata langsung saja simak ceritanya ya guys !

Awal kisah

awal kisah, tadabur santri
simplefinancillifestyle.com

Hari yang tenang dimana kami para santri sedang menyiapkan acara maulidan besok lusa di pesantren tercinta.

Terdengar selentingan bahwa setelah acara maulidan sejumlah santri ingin mengadakan perjalanan tafakur alam empat kota di jawa timur.

Karena itu hanya kabar burung yang belum tentu kebenarnya jadi banyak orang yang mengabaikan.

Datang saat ketika salah satu santri senior berembuk untuk membahas kebenanran kabar tersebut. Aku diam-diam ikut duduk mendengarkan diskusi mereka.

Karena itu kabar burung yang di dengar oleh para santri ternyata bukanlah isapan jempol belaka. Pembahasan secara mendetail dan struktural pun mulai di laksanakan sedikit demi sedikit setelah kegiatan persiapan acara maulidan.

Beberapa hari setelah pembahasan kegiatan tafakur oleh para santri senior telah terlalui dan suasana masih dingin karena berita kebenarnya masih belum tersebar luas kepada semua santri.

Akhirnya hari dimana acara maulidan di pesantren pun tiba pada tanggal 24 Desember 2014.

Karena kepadatan kegiatan pada hari itu aku pun berfikir kegiatan touring tafakur di tiadakan sebab dari keadaan para santri sudah lelah seharian melaksanakan kegiatan dari kerja bakti memasang semua perlengkapan hingga membongkarnya di sore hari.

Hal yang tak terduga

terkejut, santri, tadabur
artikehidupan88.blogspot.co.id

Acara pun selesai sekitar jam 11 siang dengan keadaan pesantren sudah bersih tanpa sedikitpun sampah dan perkakas panggung yang di pasang.

Ketika semua santri menuju aula untuk mendapatkan konsumsi setelah bekerja keras di kegiatan pesantren hari ini. Setelah beberapa saat setelah semua santri berkumpul ada salah satu santri senior berdiri.

Semua mata terpanah karena santri tersebut adalah kamanan yang paling sangar jadi wajar saja semua santri melihatnya. Semua santri mulai bertanya-tanya kenapa santri keamanan berdiri apa karena ada sesuatu yang mendapat teguran dan takzir tanda tanya besar pun keluar dari pikiran santri.

Kegaduhan mulai muncul karena banyak anggapan aku pun juga mengira kalau ada sesuatu yang penting hingga pengurus berdiri mau menyampaikan sesuatu.

Informasi pun di keluarkan tentang kebenaran rencana touring tafakur yang kemarin menjadi desas-desus yang menggemparkan pesantren, pihak keamanan pun membenarkan tentang kabar tersebut tanpa ragu.

Keamanan pun memberitahu tentang rencana tafakur ke 4 kota di laksanakan hari ini berangkat sekitar jam 12 malam nanti.

Karena pemberitahuan sangat mendadak para santri pun banyak yang terkejut dan banyak yang protes dengan keputusan pengurus yang semena-mena.

a. Penjelasan Pengurus

Para pengurus yang memaklumi itu langsung memberikan penjelasan terkait mendadaknya pemberitahuan tentang tafakur ini.

Keamanan pun mulai menjelaskan alasan-alasan yang ada dengan seksama.

“Kang acara mendadak karena ini bukan acara resmi dari pesantren karena mulai hari ini kegiatan peantren sudah libur sekitar seminggu jadi tidak mungkin untuk memberitahu ketika suasana pondok masih aktif”.

Santri pun ada yang bertanya “kang kalau berangkat sekarang balik tanggal berapa ? Bukanya tanggal 27 ada ziarah wali Blitar ya ?”.

Keamanan menjawab ” iya kang pulang tanggal 26 malam maksimal, jadi monggo yang pingin ikut nanti untuk konsumsi iuran Rp.10.000 wajib membawa uang saku minimal 150 ribu untuk keperluan tiket dan sebagainya”.

Karena banyak yang bergumam keamanan pun juga mengatakan kalau nanti menggunakan motor dalam perjalanan dan menghimbau jika ada yang mau ikut harus mempertimbangkan kesehatan, keamanan pun memberitahu maksimal nanti sore jam 5.

Setelah pengumuman panjang dan lebar semua santri pun makan dengan tenang dan penuh canda tawa.

Kejelasan dan dilema

bingung, tafakur
generasisholeh.com

Waktupun menunjukan waktu dhuhur kami para santri turun untuk melakukan sholat dhuhur.

Aku langsung keluar dari pesantrenberhubung juga ingin menyegarkan suasana.

Sekilas aku mulai kepikiran tentang agenda pengurus tadi siang. Ingin ikut tapi bingung karena izin ke oranga tua dan masalah biaya lainya.

Waktu sudah menunjukan jam tiga sore aku langsung kembali bergegas menuju pesantren. Memasuki area pesantren pemandangan para santri yang ingin pulang sudah persiapan di depan tangga asrama.

Para pengurus pun juga bersiap untuk perjalanan panjangnya untuk nanti malam. Karena terus kepikiran akhirnya aku pun bertanya kepada para pengurus untuk tujuan tafakur ini kemana saja.

Mereka sedikit membocorkan rute perjalalan mulai nanti malam sampai besok lusa.

Pertama menuju Kota Blitar ke rumah para alumni dan santri kedua langsung menuju Kota Lumajang objek wisata B29 atau biasanya disebut juga Negeri di atas awan yang ketiga mendatangi Masjid Tiban Turen di Tenggara Kota Malang, dan yang terakhir Pantai Balekambang di selatan Kota Malang.

Gara-gara sedikit tergiur dengan Bocoran informasi tersebut, aku mulai memberanika diri untuk izin orang tua dan meminta tambahan uang saku jika diperbolehkan.

Menunggu sekitar satu jam, teleponn mulai berdering dan kabar tentang kebolehan ikut acara para penguruspun terdengar serta tambahan sedikit uang saku untuk perjalanan di berikan.

Sangat gembira hatiku mendengarkan berita itu, langsungku menuju kantor pesantren dan memberitahu pengurus kalau aku ikut dalam perjalananya kali ini.

Pemberangkatan

berangkat, tafakur
muthead.com

Jam keberangkatanpun datang semua persiapan telah usai mulai dari baju, sarung, peci tak lupa, celana ganti, peraltan makan dan pribadipun tak luput hanya tinggal menunggu berjalanya roda motor menuju tujuan.

Sambil menunggu teman-teman yang lain datang para penunggang motor mulai mengecek keadaan kendaraanya. Karena perjalanan kali ini bukanlah perjalanan yang singkat jadi harus siap sedia semua dari diri kendaraan dan persiapan.

jam 12 lebih 20 menit semua santri yang ikut pun berkumpul, sesi doa langsung segera di mulai.

perjalanan langsung dibuka dengan bacaan bismillah bersama dan niat untuk tafakur mengagumi ciptaan Allah SWT.

Touring santri di mulai kaaang !!!

a. Kota Blitar

Sebab mengejar jam tanyang tanggal 27 ada acara ziarah wali Blitar motor pun mulai di kebut untuk menuju tujuan ke rumah santri dan bebrapa alumni yang sudah di sepakati.

karena jarak tempuh sekitar 20 Km membutuhkan satu jam untuk sampai ke rumah salah satu alumni yang berdekatan dengan rumah santri lainya.

kami yang berjumlah sekitar 14 orang langsung disambut dengan baik, tak berlangsung lama kami langung pamit karena santru alumni juga ikut acara langsung di putuskan untuk menuju rumah santri yang di tuju ikut dalam acara, yang tambah istimewa dia dengan suka rela menyumbangkan persediaan perbekalan untuk di pagi hari

Berhubung rumahnya hanya beberapa meter dari rumah alumni para rombongan langsung menuju kesana lantaran untuk menghemat waktu.

Kang santri yang sudah menunggu pun langsung mengeluarkan persediaan makanan untuk pagi hari langsung mengangkat barang-barang ke motor.

Perjalanan kedua langsung dimulai !.

b. B29 kami dataaang !!

B29, tafakur
wonderfullindonesia.com

Pejalanan dimulai kembali langsung menuju Kota Lumajang, dan waktu pun waktu cepat berlalu.

Waktu menjelang pagi kami langsung menuju ke arah lumajang dan mampir ke sebuah SPBU untuk mengisi bahan bakar dan sholat subuh berjamaah.

Setelah semua selesai kami langsung melanjutkan perjalanan hingga sampai di tempat peristirahatan pertama di jembatan perbatasan Lumajang dan Malang.

Sedikit lama karena selain istirahat juga kami menikmati masakan yang di bawakan orang tua santri tadi malam.

Karena dirasa sudah cukup kami langsung melanjutkan perjalanan menuju kesana.

Perjalanan kurang 3 jam hingga sampai sana akhirnya jam 8 sesi istirahat kami sudahi dan langsung menuju tujuan.

Ketika sampai sana pun tidak sesuai bayangan sedikit kecewa karena keadaan Gunung Bromo sedang siklus lima tahunan erupsi. Tak lama sampai puncak hanya hitungan jam bahkan kurang kami langsung memutuskan untuk langsung pamit dari singgasana B29 yang kami tuju.

Sebab masih kurang beberapa tempat lagi yang harus kami kunjungi.

c. Masjid Turen gaaaan!

tafakur, masjid turen
topsy.one

Subuh suasana pagi sangat dingin hingga terasa menembus tulang, setelah sholat subuh berjmaah di sebuah masjid dipinggir jalan tempat kami menghabiskan waktu malam hari.

kami langsung melanjutkan perjalanan yang dirasa masih cukup panjang,

Karena kembali ke arah Malang kami memberi waktu untuk perjalanan kali agar tidak menghabiskan waktu banyak.

Target sampai di Masjid Turen kami tetapkan jam 7 pagi harus sudah sampai sana untuk agenda kaman dan menikmati secangkir kopi di pagi hari.

sesamapainya di tempat tujuan kami langsung membagi beberapa kelompok untuk berpencar menikamti seluk beluk Masjid yang konon katanya proses pembangunanya warga sekitarpun tidak tahu.

Karena komplek masjid luas dan bisa juga dikatakan seperti lanbirin ini membutuhkan waktu yang banyak hingga kami berkumpul lagi.

Setelah waktu bersenang-senang sudah habis, kopi pun sudah hilang dari cangkirnya kamu memutuskan untuk menuju tempat tafakur kami yang terakhir.

d. Pantai Balekambang

Tafakur, terakhir
www.pedomanwisata.com

Perjalanan dari Masjid Turen sekitar satu jam lebih karena letaknya agak berjauhan.

Karena hari ini adalah terakhir kali kami bertafakur kami bergegas menuju kesana agar bisa menghabiskan waktu yang sedikit lama di pantai tersebut.

Satu jam lebih berlalu tak sadar jika ternyata tujuan sudah di depan mata, bersama kawanan touring mobil pajero yang dengan gagah berani melaju bersama kami memasuki kawasan pantai.

Sesampai di Pantai Balekambang kami menikmati waktu kami yang hanya tinggal setengah hari di pantai yang indah ini.

Kami melakukan perjalanan pulang di sore hari hingga sampai di Tulungagung kota tercinta pada malam hari.

Penutup

Nikmatilah perjalanan hidup dan nikmati juga ciptaan Allah karena Beliau menciptakan sesuatu bukan hanya untuk menjadi penghias tapi juga untuk mendekatkan hamba-Nya kepadanya.

Terima kasih sudah menyimak cerota singkat ini.

Wassalamualaikum. Wr. Wb

 

Jangan lupa baca cerita lainya ya !

  1. Hari raya Kurban Mengesankan di Pesantren
  2. Perjalanan Penuh Cerita Menuju Gunung Bromo
  3. Belajar masuk dunia kulier
  4. Nikmatnya Menjadi Seorang Santri Bagian Pertama

1 thought on “Petualangan Santri Bertafakur Empat Kota Jawa Timur

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.