Pencak Silat Sebagai Budaya Indonesia

Assalamualaikum. Wr. Wb. hai semua sahabat hamparan !. Tahu namanya pencak silat ? yaaah benar sekali, pencak silat adalah beladiri asli budaya Indonesia yang sekarang lagi mendunia. Kali ini aku akan menceritakan beberapa pencak silat yang mendunia dan sedikit pengalamanku dalam mengikuti pencak silat.

Pencak Silat !

budaya, pencak silat
pendekarsumurtujuh.om

Siapa sih yang tidak tahu pencak silat ? Olahraga yang sekarang mulai booming di kalangan anak muda jaman sekarang. Bahkan tidak hanya di Indonesia saja beberapa negara barat pun sudah mulai mempelajari pencak silat. Tidak hanya itu saja pencak silat menjadi salah satu beladiri rahasia pasukan kusus pasukan negara Prancis di kutip dari notepam.com.

Pencak silat adalah beladiri asli Indonesia dan hampir setiap daerah mempunyai masing-masing beladiri sendiri, seperti Jawa Barat yang sangat terkenal dengan aliran Cimande karena menggunakan gerak tangan yang lentur dan sangat mematikan, ada juga seperti silat Betawi silat Sipitung yang menggunakan kecepatan gerakan untuk melumpuhkan musuh.

Bukan hanya itu saja masih banyak aliran pencak silat di Indonsia karena keberagaman daerah dan budaya yang menciptakan beladiri yang khas. Bahkan di suatu kota di Jawa Timur bernama Mandiun mendapat julukan sebagai Kampung Pencak Silat karena di daerah tersebut telah melahirkan 15 aliran pencak silat dengan berbagai cara dan teknik.

Pencak silat pun sudah dari nenek moyang kita karena dulu untuk mengusir penjajah di masa kolonial Belanda dahulu. Karena dulu pada zaman penjajahan segala sesuatu yang berbau organisasi dan yang seperti pelatihan untuk pemberontakan itu sangat di larang. Maka pada zaman dahulu pencak silat di identikan dengan gerakan yang indah tetapi mematikan.

Gerak tari yang menjadi salah satu budaya Indonesia yang di satu padukan dengan gerak lincah nan mematikan adalah salah satu kunci dari keindahan pencak silat itu sendiri.

Go Internasional !

pencak silat budaya indonesia, internasional
wikipedia.com

Bahkan sekarang di Kanca internasional pencak silat tidaklah di pandang sebelah mata karena sudah menjadi beladiri yang sudah di akui oleh pemerintah internasional dengan di bentuknya Persilat sebagai induk. Tak hanya itu saja berbagai macam event sering terlaksana di luar Indonesia.

Seperti Pencak Silat Internasional Championship di Thailand, ada juga Belgium Cup yang baru saja selesai, dan masih banyak lagi yang lainya. Bukan hanya dalam arena resmi pencak silat saja bahkan ada juga yang digunakan sebagai dasar mengikuti pertaruangan bebas seperti MMA.

Karena keunikan pencak silat yang berdasarkan keindahan yang mematikan lantaran itu banyak masyarakat luar negeri yang tertarik dengan pencak silat. Bahkan sampai rela datang ke Indonesia untuk belajar secara langsung dengan ahli pencak silat.

Dulu sebelum terkenal ke mancanegara banyak orang yang mengaggap enteng pencak silat bahkan juga banyak yang menganggap bahwa pencak silat adalah budaya desa dan terkesan kuno kalah dengan beladiri yang lain seperti taekwondo dan karate. Berkat banyak peran serta anak bangsa pencak silat lebih di akui oleh masyarakatnya sendiri.

Karena merubah pemikiran mereka dan cara pandang mereka. Salah satu karya anak bangsa untuk melambungkan nama pencak silat dalam dunia internasional adalah menggunakan media perfilman. Banyak film karya anak bangsa yang di akui dunia dengan menggunakan pencak silat menjadi beladiri utamanya.

Seperti the raid 1&2, merantau dan masih banyak lagi yang lain. Film-film tersebut pernah mengikuti festival perfilman di Prancis dan bahkan menyabet beberapa kategori. Yayan Ruhyan, IKo uwais, dan Joe Taslim adalah beberapa anak bangsa yang mengharumkan nama pencak silat di kanca internasional.

Bahkan beberapa aktris tersebut sesekali bermain kanca Hollywood industri perfilman internasional.

Ayo Ikut Pencak Silat !

budaya indonesia
pinterest.com

Kini saatnya menceitakan sedikit pengalamanku tentang penck silat. Aku mengenal pencak silat dari saudaraku, aku adalah anak ke lima dari lima bersaudara. Semua berawal saat kakak laki-laki mengikuti sebuah kesenian pencak silat yang bernama Persaudaraan setia hati terate.

Salah satu pencak silat yang berasal dari madiun, kakakku memmulai ikut latihan ketika dia masuk sekolah menengah pertama. Menempuh latihan selama 4 tahun untuk menjadi seorang pelatih, berawal dari situ semua saudaraku mengikuti pencak silat dengan aliran yang sama.

Aku mulai mengikuti pencak silat kelas 4 sekolah dasar, tempat latihan berada di rumahku sendiri. Mulai berminat ketika melihat bahwa yang mengikuti latihan rata-rata teman sebayaku, awalnya ragu untuk ikut tetapi rasa penasaran pun mulai tumbuh dan pada saat itu juga aku mengikuti latihan.

Suka duka mulai terasa karena dalam pencak silat yang aku ikuti sangat mengedepankan persaudaraan melebihi apapun, jadi ketika melihat sesama siswa sedang sakit semua siswa harus merasakan sakit entah itu bagamana. Aku di ajarkan menjadi pribadi yang disiplin dan berjiwa solidaritas yang tinggi.

Moral adalah kunci dalam pencak silat yang aku ikuti, karena moral melebihi dari persaudaraan, olahraga, beladiri, kesenian, dan kerohanian semua bisa tercipta karena adanya moral yang bagus. Prinsip PSHT sendiri adalah mendidik manusia berbudi luhur tahu benar dan salah.

Selama dua tahun latihan sampai aku naik dua tingkat lebih dari awal aku masuk dulu, rasa kekeluargaan mulai mucul. Dari karena tidak semua siswa kuat untuk menempuh pelatihan hingga dua tahun, jadi banyak siswa yang keluar dari latihan. Tapi dengan keadaan itu tidak menumpulkan rasa persaudaraan kami.

kami menganggap siswa yang ikut latihan adalah saudarah seayah dan seibu tanpa memandang hakat dan martabat. Jadi sampai kapanpun rasa saudara akan tetap muncul.

Pending sementara !!

Tetapi suatu kejadian pun terjadi ketika suasana sangat mencekam karena banyak siswa yang di hukum, disitu kami di suruh untuk menggerakan satu gerakan dasar yaitu kuda-kuda tengah. Karena jangka waktu yang tidak di tentukan siapa saja yang lengah akan mendapat tendangan langsung dari mas pelatih.

Suatu ketika karena sudah hampir setengah jam dengan posisi ini rasa pegal dan linu tidak bisa di tahan seketika tendangan mas pelatih pun mengenai kaki ku dan aku langsung terjatuh.

Karena ketidak siapan dan rasa lelah melanda akhirnya aku terjatuh dan pas saat itu juga tulang ekorku membentur sebuah akar pohon dan membuatku sedikit cidera.

Awalnya aku merasa tidak masalah tapi lama kelamaan aku merasakan bahwa aku sangat gampang merasakan sakit, sering mengalami luka otot di bagian pinggang dan kaki bahkan aku berjalan hingga tidak seimbang. beberapa bulan tetap aku lanjutkan hingga suatu ketika aku membawa keluhan ini kepada seorang dukun pijat, ternyata ada kejadian yang memilukan.

Panjang kaki ku berbeda karena ada masalah dengan tulang belakangku yang sedikit bengkok. Mulai dari situ aku memutuskan untuk mempending masa latihanku sementara waktu

Menyambung Sisa Harapan?

Dua tahun sudah aku menunggu untuk menyambung harapan untuk mengikuti latihan lagi. Kesempatan itu datang ketika sepupuku mengajaku lagi untuk ikut bergabung. Semangat mulai menggelora karena keterlambatanku untuk melanjutkan itu akhirnya aku harus mengulang dari awal.

Menikmati masa latihan dari awal dan sedikit mengingat semua materi yang dulu pernah diberikan, dengan porsi yang berbeda dari awal aku mengikuti latihan dulu. Karena dulu ketika aku mengikuti latihan bersama teman sebaya dan mungkin ada yang lebih besar dariku sekarang berberda. Sebab tempatku latihan sekarang menerima siswa dari kanak-kanak.

Pertandingan Gelanggang

wikimedia.org

Satu cerita tentang pengalamanku ketika mulai memasuki dunia atlit biasa disebut dunia gelanggang. Sebab disitu adalah pertarungan resmi yang di adakan oleh lembaga. Ketika awal mengikuti PSHT Cup yang berada di padepokan PSHT Tulungagung, karena sama sekali tidak mengenal mengenal dunia atlit dan ini adalah pertandingan perdanaku kala itu.

Dengan persiapan yang minim semua pesilat di ranting tempat ku belajar pencak silat bersiap dan pemanasan untuk mengurangi tingkat cidera. Pengalaman pertama yang sangat mengesankan karena bisa menjajaki dunia pertarungan pencak silat dengan cara yang benar. Bukan malah menggunakan cara ilegal.

Karena masih dalam tahap pemula jadi kalah itu adalah hal sangat wajar, bersaing sportif tanpa ada kecurangan apapun dan juga menambah jam terbang agar pengalaman menjadi bertambah. Banyak pesilat yang sudah ahli seperti lawanku untuk pertama kali, dia adalah salah satu atlit Kota Tulungagung yang mewakili di tingkat provinsi.

Kalah ataupun menang pertandingan harus tetap di laksanakan, aku berjuang sekuat tenaga untuk melawanya saat pertandingan. Terpukul dan terdendan adalah hal biasa karena ini adalah cabang beladiri, sakit ? Ya sakit karena tubuh terus mengalami benturan. Tapi disitu aku belajar untuk mengerti sulitnya berjuang untuk meraih kemenangan.

Dengan latihan dan hasil yang aku dapat kan selama ini ternyata masih belum cukup, dan aku harus menambah lagi. Semangat membara karena mengetahui bahwa pertandingan adalah mengasikan aku jadi termotivasi untuk berlatih lebih giat untuk bisa menuju gelanggang profesional.

Pengesahan pelatih

Sudah hampir 3 tahun lebih aku mengikuti latihan dan hampir 5 tahun lebih jika di total dari awal aku dulu mengikuti PSHT sekarang saatnya untuk akhir dari latihan sebagai siswa dan di lanjutkan menjadi pelatih. Karena menjadi pelatih bukanlah hal yang mudah butuh belajar yang lebih mendalam.

Semangat semakin menjadi-jadi ketika gerbang lebih luas untuk menuntut ilmu ajaran Persaudaraan setia hari terate lebih lebar dan luas lagi.

Banyak pengalaman suka maupun duka yang terjadi beberapa tahun ini. Dari mulai perpisahan, cidera, mental yang di gembleng dengan keras, dan masih banyak yang lain. Karena satu niat belajar dan melestarikan budaya Indonesia adalah salah satu awal untuk memajukan bangsa.

Penutup

 

budaya

Satu pesan dari semua ini adalah lestarikan budaya nenek moyangmu karena bangsa ini ada karena menghargai dan melestarikan. Jangan acuhkan bahkan menghilangkan budaya yang para pendahulu kita perjuangkan.

Bangga dengan budaya sendiri karena itu asli dari kita dan buka orang lain. Banyak negara yang iri karena kebudayaan kita dengan kekayaan keberagaman kita tapi malah anak bangsa sendiri yang melupakan bahkan menganggap jika budaya yang mereka miliki adalah budaya yang sudah kuno.

Ubah pola pikir lestarikan dan jaga !

Terima kasih sudah menyimak Wassalamualaikum. Wr. Wb.

 

Jangan lupa baca yang lainya :

Nikmatnya Menjadi Seorang Santri Bagian Pertama

Belajar masuk dunia kuliner

Seleksi Program Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya

Pemburu Keindahan Pantai Pacar yang Tersembunyi

Hari raya Kurban Mengesankan di Pesantren

Perjalanan Penuh Cerita Menuju Gunung Bromo

3 thoughts on “Pencak Silat Sebagai Budaya Indonesia

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.