Klasifikasi Makhluk hidup

Penjelasan Tentang Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Penjelasan Setiap Kingdomnya dan Contohnya Lengkap !

 

Klasifikasi Makhluk Hidup – Pada dasarnya di muka bumi ini sangatlah banyak terdapat makhluk hidup di dalamnya. Berbagai macam makhluk mulai dari manusia, hewan, tumbuhan, dan jenis-jenis yang lainya.

Manusia sendiri yang mempunyai naluri yang cenderung senang melakukan klasifikasi terhadap beberapa hal. Contoh singkat dalam kehidupan sehari-hari manusia sudah melakukan pembagian terhadap beberapa jenis tumbuhan. Mulai yang di kelompokan menjadi tumbuhan obat, tumbuhan pangan, tumbuhan hias, sampe tumbuhan obat.

Tidak hanya tumbuhan saja, hewan juga sudah sering mengelompokan hewan mulai dari hewan yang memiliki jumlah kaki hingga pengklasifikasian hewan yang dilihat dari apa yang dimakan.

Sebab karena jumlahnya sangat banyak dari makhluk hidup tersebut dilakukanlah klasifikasi makhluk hidup untuk mempermudah mengenal dari semua makhluk yang ada di muka bumi.

Selain mudah untuk dikenali, dari melakukan pengklasifikasian tersebut kita dipermudah untuk memanfaatkanya.

Untuk itu kali ini saya akan membahas tentang klasifikasi makhluk hidup.

Simak selengkapnya.

Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi Makhluk hidup

Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara dimana semua makhluk hidup di kelompokan berdasarkan persmaan ciri maupun ciri-ciri lain yang dimilikinya. Melalui pengelompokan ini, makhluk hidup yang jumlahnya sangat banyak ini dapat di bagi dan dipisahkan menjadi grup atau kelompok yang lebih kecil.

Oleh sebab itu, pengklasifikasian makhluk hidup merupakan sarana manusia untuk mempermudah mempelajari dan mengidentifikasi maupun memanfaatkan makhluk hidup.

Ilmu pengklasifikasian ini mulai berkembang di Negara Swedia dan penggagasnya adalah Carl Linnaeus. Berawal dari percobaan dan proses teori serta pencocokan awal pengklasifikasian ini di bagi menjadi 2 yaitu hewan dan tumbuhan.

Dari dua kelompok besar itu belau menyebutkan sebagai kingdom. Jadi pada dasarnya dalam 2 pembagian besar dari klasfikasi tersebut menjadi kingdom hewan (animalia) dan tumbuhan (plantae).

Dalam proses pembagian ini Carl Linnaeus pun membaginya dalam jumlah yang lebih kecil lagi seperti divisi filum, kelas, bangsa, suku, marga, hingga jenis. Pengklasifikasian tersebut di laksanakan dengan penelitian dan pendasaran yang sedikit rumit hingga sekarang menjadi sebuah hal yang penting digunakan untuk penelitian di bidang sains ini.

Selang beberapa dasa warsa seorang ilmuan bernama Robert H. Whittaker menemukan cara penklasifikasian hewan yang lebih menditail lagi bukan hanya hewan dan tumbuhan tapi lebih lengkap pada tahun 1969.

Ia mengemukakan dalam pembagian kingdom sendiri ada lima yaitu monera, protista, jamur, tumbuhan, dan hewan.

1. Kingdom Monera

klasifikasi makhluk hidup
hamodia.com

Monera merupakan kingdom lanjutan selain plantae dan animalia. Dalam pembagian ini kelompok makhluk hidup monera merupakan makhluk yang memiliki ukuran yang sangat kecil atau mikroskopis.

Ukuran hewan dari kingdom ini rata-rata sekitar antara 1-10 μm (mikrometer). Untuk dapat melihat hewan ini dibutuhkan alat yang bernama mikroskop yang memiliki lup atau kaca pembesar yang lebih dari 1000 kali.

Berikut ini contoh-contoh dari kingdom monera.

a. Bakteri

klasifikasi makhluk hidup
bebrainfit.com

Ini merupakan salah satu anggota dari kingdom monera yaitu bakteri. Bakterni merupakan salah satu makhluk yang terdapat di sekeliling kita, termasuk tubuh manusia sendiri.

Kingdom monera ini merupakan kingdom yang dimana seluruh anggota dari kingdom ini tidak memiliki inti sel.

Ternyata bakterti sendiri juga memiliki banyak variasi dan bentuknya seperti basil, kokus, dan spiril. Pada dasarnya dari sifat bakteri sendiri ada dua, yaitu menguntungkan dan tidak menguntungkan.

Tapi untuk tubuh manusia sendiri terkadang terkena bakteri yang merugikan yang menjadikan terjadi suatu gangguan terhadap manusia itu sendiri. Dan sebaliknya manusia juga sering terkena bakteri yang menguntungkan dimana bakteri tersebut memberi efek positif terhadap manusia.

Ada banyak sekali contoh bakteri menguntungkan seperti salah satunya Escherichia coli. Bakteri ini bekerja didalam usus besar manusia yang membantu pembusukan dalam usus dan memproduksi vitamin k. Dalam tubuh manusia sendiri sangat banyak bakteri bahkan hingga jutaan bakteri.

Selain bakteri yang menguntungkan tadi tentu saja juga terdapat bakteri yang merugikan salah satu contohnya Clostridium tetani. Bakteri ini merupakan salah satu bakteri yang berbahaya karena bisa menimnbulkan penyakit tetanus jika terkontaminasi terhadap luka.

Selain itu masih banyak bakteri yang merugikan mulai dari yang menyebabkan penyakit yang ringan hingga yang membutuhkan perawatan yang intensif dan serius.

b. Blue Green Algae (Alga Hiaju-Biru)

klasifikasi Makhluk hidup
munawarsmanti.blogspot.com

Salah satu anggota kingdom monera yang lain ialah alga hijau-biru atau bisa disebut (cyanobacteria) bahasa latinya. Alga ini memilki sedikit perbedaan dengan alga yang lain pada umumnya karena alga ini memiliki zat hijau daun atau klorofil sehingga alga ini dapat memproduksi makanan melalui fotosintesis.

Sama halnya dengan bakteri, alga hijau-biru ini juga belum memiliki membran inti sel.

Beberapa contoh dari alga hijau-biru antara lain spirulina, clorococcus, gloeocapsa, microcystic, aphnocaspa, oscillatoria, dan anabaena azolla

Spirulina ini merupakan salah satu alga hijau-biru yang memiliki manfaat yang dimana alga ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan juga dapat meningkatkan kesuburan tanah karena dapat mengikat nitrogen dari udara

2. Kingdom Protista

klasifikasi makhluk hidup
thinglink.com

Kelompok klasifikasi makhluk hidup yang kedua adalah kingdom protista. Ada sedikit perbedaan dari kingdom monera dan protista yaitu pada membran selnya. Kindom monera sama sekali tidak mempunyai membran inti sel sedangkan kingdom protista mempunyainya.

Berbeda dengan kingdom sebelumnya protista memiliki sifat kelompok yang sangat beragam, seperti ada yang bersel tunggal hingga yang bersel banyak. Selain itu tidak semua jenis makhluk berkingdom protista ini hanya bisa dilihat menggunakan alat bantu seperti mikroskop. Tetapi ada juga makhluk yang berkuruan makroskopis yang bisa dilihat dengan mata telanjang.

Dalam sifatnya sendiri kingdom protozoa ini memiliki dua sifat yaitu sifat yang menyerupai hewan. Atau bisa dikatan memakan hewan lain dan sebaliknya ada juga yang memiliki sifat tumbuhan yaitu mampu memproduksi makanan sendiri dengan fotosintesis.

Beberapa contoh makhluk berkingdom protista.

a. Protozoa

klasifikasi makhluk hidup
writeopinions.com

Protozoa merupaka salah satu kelompok yang tergabung dalam kingdom protista ini. Beberapa contoh makhluk dari kelompok protozoa seperti parameciumEntamoeba coli yang terdapat pada usus besar biasanya dari makhluk ini bisa menyebabkan penyakit diare.

Ada satu lagi contoh dari makhluk dari kelompok protozoa yaitu plasmodium malarine yang bisa menyebabkan penyakit malaria. Efek dari dari makhluk ini merupakan menghancurkan sel darah merah hingga terjadinya demam. Biasanya penyakit ini melakukan penularanya lewat perantara nyamuk anopheles.

b. Alga

Spirulina Alga -herboecolife.com

Pada dasarnya alga yang berada dalam kingdom protista berbeda dengan alga hijau-biru kingdom monera. Dalam beberapa bentuk alga ini dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tubuh dan warnanya.

  • Alga Hijau (Chlorophyceae), alga yang mempunyai tubuh yang multi seluler, sel-sel yang mengandung klorofil, dan berwarna hijau serta memiliki bentuk yang seperti benang.
  • Rhodophy-ceae atau alga merah, memiliki beberapa warna sekaligus seperti merah tua dan ungu, selain itu juga alga ini memliki klorofil serta mempunyai zat merah. Alga ini biasanya hidup di laut dan dijadikan sebagai bahan pembuat agar-agar.
  • Alga Pirang (Chrysophyceae), Alga yang satu ini merupakan alga yang bersel satu, memiliki ukuran mikroskopis, serta memiliki klorofil dan mempunyai zat warna coklat yang bisa menyebabkan warna menjadi coklat. Biasanya alga ini ditemukan pada air tawar, air payau, dan air laut
  • Phaeophyceae atau bisa juga disebut alga coklat, alga yang satu ini memiliki bentuk tubuh seperti tumbuhan ada beberapa macam bentuk seperti tinggi dan lembaran. Alga coklat ini memiliki klorofil, zat warna coklat, dan hidup di laut. Alga ini biasanya dijadikan sebagai makanan ternak, obat-obatan, serta bahan industri

3. Klasifikasi Makhluk Hidup Kingdom Fungi (Jamur)

klasifikasi makhluk hidup
kidsdiscover.com

Fungi atau jamur merupakan makhluk hidup yang memiliki banyak sekali jenis mulai dari tempat hidup, ukuran, dan masih banyak lagi. Jamur merupakan makhluk yang tidak bisa menciptakan makanan.

Makhluk ini menggunakan sisa-sisa makhluk hidup yang hidup maupun mati dan di uraikan untuk dijadikan makanan dengan menyerap sari-sarinya. Jamur ini rata-rata memiliki habitat yang lembab dan cenderung memiliki intensitas air yang tinggi dan juga sedikit terkena sinar mata hari, dan hidup dengan sifat saprofit (mencukupi kebutuhan dengan memakan bahan organik yang sudah membusuk atau mati), serta mempunyai sifat parasit.

Banyak contoh dari manusia sendiri membudidayakan jamur. Dengan menggunakan tempat yang bisa dibilang sangat lembab karena kelembaban itu sendiri memudahkan jamur untuk hidup.

Kingdom fungi ini sangatlah menarik karena mimiliki cara yang dibilang tidak biasa dari pada makhluk-makhluk lain. Jamur ini tidaklah menelan makanan layaknya manusia atau hewan, akan tetapi mengeluarkan sejenis zat yang menjadikan sisa dari makhluk hidup lain menjadi teruai dan bisa dijadikan makanan atau diserap oleh jamur sebagai sumber kehidupan.

Jamur ini ternyata juga memiliki sel tunggal dan juga ada yang memiliki sel banyak atau bisa juga disebut multiseluler. Tubuh dari jamur sendiri tersusun dari serat benang yang halus atau juga bisa disebut hifa. Dari kumpulan hifa atau benang-benang halus yang teranyam membuat suatu bentuk yang menjadi miselium.

Perkembangbiakan kingdom fungi ini memiliki dua cara yang pertama secarsa generatif (kawin) maupun vegetatif (tidak Kawin). Perkembangan generatif dilakukan dengan melakukan perkawinan antara miselium, atau bisa di ibaratkan seperti perkembang biakan dari tanamanan yang akan berberbuah dengan pertukaran putik dengan benang sari.

Berbeda dengan perkembangbiakan dengan cara vegetatif, jamur menggunakan cara yang bisa disebut sporatif atau bisa dikatakan menghasilkan spora yang dihasilkan dari tubuh buah.

Berikut ini beberapa macam pembagian dari kingdom fungi menjadi 5 filum :

1. Zygomycota

klasifikasi makhluk hidup
bbc.co.uk

Jamur yang berada dalam filum ini ada berbagai macam seperti jamur tempe tau ragi tempe Rhizopus stolonifer dan Rhizopus oligosporus , Jamur atau ragi tape Rhizopus oryzae, dan bahkan parasit yang dibawa oleh lalat ( Entomophtora muscar)

2. Chytridiomycota

klasifikasi makhluk hidup
www.ucmp.berkeley.edu

Contoh dari kingdom fungi yang selanjutnya seperti Hyzopydium couchii (parasit ganggang Spirogyra), Olpidium viciae merupakan parasit pada tanaman Vicia unijuga (kacang-kacangan sebangsa kara), Synchytrium endobioticum (patogen pada umbi kentang), dan masih banyak lagi jenis yang lainya.

3. Basidiomycota

klasifikasi makhluk hidup

Contoh dari filum Basidiomycota ialah Puccinia graminis (salah satu penyebab penyakit di tanaman tebu dan jagung), Auriculturia polytricha (bahan Makanan), Volvariella volvacea (jamur merang), Ustilago scitamanae (parasit tnanaman Graminae ).

4. Deuteromycota

klasifikasi makhluk hidup
atrium.lib.uoguelph.ca

Contoh: Alternaria (parasit pada umbi kentang), Vertcillium (perusak bibit tanaman), Fusarium (parasit pada tomat dan kapas), Microsporium, Epodermophyton, dan Trichophyton ( Penyebab penyakit dematofitosis), Helminthosporium (jamur parasit yang menyerang tanaman padi dan jagung).

5.Ascomycota

klasifikasi makhluk hidup
www.pwforster.co.uk

Beberapa contoh dari salah satu filum dari kingdom fungi ini sepert Saccharomyces cerevisiae (ragi bisa, roti, dan anggur), Aspergillus flavus (jamur penghasil racun), Candida albicans (salah satu penyebab utama penyakut kandidiatis) Piedraia horta ( salah satu penyebab infeksi rambut manusia).

Dari sekian ribu jamur mungkin ada beberapa jenis yang dapat dimakan hingga di budidaya secara seksama tidak mencari secara liar seperti dulu. Akan tetapi banyak juga jamur yang memiliki kandungan yang sangat berbahaya jika dimakan.

Seperti contoh jamur yang bisa dimakan yaitu jamur tiram, jamur merang, dan bahkan ada juga jamur yang bisa dikatakan sebagai salah satu bahan makanan yang paling mahal di dunia yaitu jamur truffle.

Tidak hanya itu saja beberapa jamur juga mempunyai kandungan racun yang berbahaya seperti jamur Amanita Muscaria yang bisa menjadikan seseorang yang memakanya bisa terjangkit penyakit diare, vertigo, dan masih banyak yang lain.

Jadi kalian jika ingin mengkonsumsi jamur sebaiknya di teliti dulu sebelum di konsumsi terutama jika di alam liar.

4. Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Klasifikasi makhluk hidup
clintonwoodsphotography.com

Ini merupakan salah satu klasifikasi makhluk hidup yang tidak hanya sering kita jumpai bahkan setiap hari kita bersamanya. Kelompok plantae ini merupakan makhluk hidup yang bersel banyak dan mencukupi kebutuhan hidup menggunakan proses fotosintetis.

Karena semua anggota dari kingdom ini memiliki klorofil atau zat hijau yang dimana zat ini yang bisa memanfaatkan sinar matahari untuk mengolah makanan.

Perbedaan yang jelas dibanding makhluk yang bersel banyak lainya adalah penataan atau struktur sel dari tumbuhan ini. Sel-sel dari kingdom plantae mempunyai suatu dinding yang terbuat dari selulosa (salah satu jenis karbohidrat). Oleh sebab itu biasanya tumbuhan mempunyai sifat yang kaku dan tidak mudah patah.

Dari klasifikasi makhluk hidup kingdom plantae ini juga masih dibagi menjadi dua group yaitu tumbuhan yang berpembuluh dan tumbuhan yang tidak berpembuluh (tidak mempunyai xilem dan floem).

Dari pembagian ini kita bisa mengetahui tumbuhan yang tidak memiliki pembuluh seperti tumbuhan lemut dan sejenisnya, sedankan tumbuhan yang memiliki pembuluh bisa dicontohkan seperti tumbuhan berbiji, dan tumbuhan paku.

Berikut dibawah ini merupakan pembagian-pembagian klasifkasi makhluk hidup kingdom plantae :

1. Tumbuan Lumut (Bryophyta)

klasifikasi makhluk hidup
www.bryophyta.ca

Lumut merupakan salah satu tumbuhan yang masuk kelompok wilayah hidup di darat, biasanya tumbuhan lumut ini mempunyai warna hijau dengan ukuran yang kecil bahkan jika di lihat seksama ukurang dari lumut yang paling besar mungkin hanya mencapai 50 cm.

Pada dasarnya habitat lumut ini berada di beberapa tempat ada di tempat yang kering dan ada juga berada tempat yang sedikit lembab sama halnya dengan kingdom fungi. Akan tetapi habitat hidup lumut ini bisa berada di permukaan batu, pohon, tanah, dan kayu. Selain itu juga lumut biasanya juga mempunyai cadangan air pada tubuhnya walaupun sedikit.

Tak jarang para pendaki gunung atau penjelajah hutan biasanya menggunakan air dari lumut untuk dikonsumsu jika persediaan air sudah habis.

Sebuah teori ada yang mengatakan bahwa salah satu makhluk hidup yang pertama kali hidup di bumi dan bertahan hingga jutaan tahun sampai terjadinya evolusi makhluk hidup. Bisa disimpulkan jika tumbuhan lumut atau bisa dikatakan bryophyta ini merupakan makhluk yang tahan banting dan sangat kuat.

Pada zaman sekarang ini sudah hampir terdapat 16.000 spesies dan jenis lumut yang sudah teridentifikasi oleh manusia dan sudah di klasifikasikan. Dari 16.000 jenis lumut ini di bagi dan dibedakan menjadi tiga jenis atau kelas berdasarkan bentuk sporofit dan gametofitnya. Pembagian tersebut menjadi lumut hari (Hepaticopsida), Lumut daun (Bryopsida), dan lumut tanduk (Anthocerotopsida).

2. Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

klasifikasi makhluk hidup

Pteridophyta atau bisa juga disebut tumbuhan paku merupakan mahluk dari kingdom plante yang mempunyai daun, akar sejati, dan batang. Tetapi tumbuhan ini tidaklah memiliki bunga. Ciri khas dari tumbuhan paku sendiri adalah daun muda yang menggulung, memiliki kota spora atau sporangium yang berada di permukaan bagian daun dewasa yang bawah dan mempunyai warna yang coklat kehitaman.

Sejatinya perkembangnbiakan dari tumbuhan paku ini ada dua macam yaitu generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan secara generatif dilakukan dengan melalui fetilisasi ovum oleh spermatozoid yang berflagel dan menghasilkan zigot, dari hasil zigot tersebut tumbuh menjadi sporofit.

Cara berkembangbiak tumbuhan paku secara vegetatif ini menggunakan media spora yang membelah diri melalui proses meiosis sel spora induk yang terdapat pada kotak spora atau sporangium.

Dari pertumbuhan spora tersebut akan membentuk sebagai gametofit, selain menggunakan pembentukan spora, cara berkembangbiak secara vegetatif juga dilakukan dengan rizom. Dari rizom tersebut mebentuk sebuah tunas dan menjalar membentuk sebuah kelompok atau koloni dengan para tumbuhan paku yang baru.

Tumbuhan paku sendiri dibagi menjadi 4 kelompok yaitu :

  • Paku ekor kuda (Equisetinae)
  • Jenis paku kawat (Lycopsida)
  • Paku purba (Psilophytinae)
  • Paku sejati (Filicinae)

3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

klasifikasi makhluk hidup
nawfalkanz.blogspot.com

Klasifikasi makhluk hidup kyang berkingdom platae yang ke tiga merupakan tumbuhan berbiji atau juga bisa disebut dengan tumbuhan bunga (Anthophyta). Sejarah dari nama spermatophyta pada awalnya berasal dari bahasa Yunani, dari kata sperma = biji dan phyta = tumbuhan. Jika dari kedua nama tersebut digabungkan mak akan menjadi satu kesatuan bernama tumbuhan berbiji.

Biji merupakan sebuah alat tumbuhan untuk berkembangbiak, dari biji sendiripun mengandung sebuah calon bibit atau individu baru atau bisa juga disebut lembaga.

Pada dasarnya letak habibat tumbuhan berbiji ini berada di daratan, akan tetapi ada juga yang hidup mengapung diatas air seperti bunga teratai. Tumbuhan berbiji ini juga merupakan salah satu dari tumbuhan yang bersifat fotoautotrof yang mepunyai daya kemampuan untuk menghasilkan makanan melalui fotosintetis.

Dari tumbuhan spermatophyta ini bisa dibedakan menjadi dua jenis atau kelompok yaitu berdasarkan penutup atau pelindung dari biji tersebut. Maka dari itu dari spermatophyta ini juga bisa di bedakan menjadi dua  jenis atau kelompok yaitu tumbuhan yang berbiji terbuka atau bisa disebut (gymnospermae) dan berbiji tertutup atau bisa juga disebut (angiospermae).

Tidak cukup itu saja dari tumbuhan yang berbiji tertutup sendiri masih dibagi menjadi dua yaitu berkeping dua (dikotil) serta tumbuhan biji berkeping satu (monokotil).

5. Klasifikasi Makhluk Hidup Kingdom Animalia (Hewan)

klasifikasi makhluk hidup

Hewan merupakan termasuk dari klasifikasi makhluk hidup yang berkingdom animalia. Hewan sendiri merupakan kelompok makhluk hidup yang bertahan hidup dengan cara memangsa makhluk hidup lain. Ada perbedaan dari hewan dan tumbuhan yaitu dari dinding sel yang dimilikinya. Tumbuhan sendiri memiliki dinding sel, sedangkan hewan tidak memiliki dinding sel.

Dari klasifikasi makhluk hidup berkingdom animalia ini dibedakan menjadi dua lagi  menjadi hewan yang bertulang berlakang (vertebrata) dan hewan yang tak memiliki tulang belakang (avertebrata).

1. Avertebrata

klasifikasi makhluk hidup

Pengertian hewan avertebrata sendiri merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang, dalam hal ini bisa dikatakan hampir dari semua makhluk invertebrata meupakan makhluk yang bertubuh lunak.

Berikut ini yang termasuk dari kelompok jenis hewan avertebrata :

Porifera (Hewan Berpori)

klasifikasi makhluk hidup
biozoomer.com

Hewan ini merupakan hewan yang memiliki pori-pori dalam tubuhnya dan berbentuk tubuh yang berbentuk sponge. Hewan sejenis ini merupakan hewan yang hidup berhabitat di perairan.
Contoh : Scypha, Poerion, Spongilla, Euspongia.

Vermes (Cacing)

klasifikasi makhluk hidup
bahsablogkuindonesia.blogspot.com

Cacing atau vermes merupakan hewan yang bertubuh lunak, bertubuh simetris bilateral, serta tidak bercabang.

Berdasarkan bentuk tubuhnya cacing sendiri di bagi menjadi tiga kelompok yaitu cacing gilig bertubuh bulat, panjang, dan tidak bersegmen (Nemathelminthes), cacing pipih (Platyhleminthes), dan yang terakhir cacing Annerlida yang mempunyai tubuh yang beruas-ruas layaknya cincin.

Contoh: cacing hati, cacing perut, lintah, dan masih banyak contoh cacing yang lain.

Mollusca (Hewan Bertubuh Lunak)

klasifikasi makhluk hidup
youtube.com

Mollusca merupakan salah satu hewan yang tidak memiliki tulang belakang yang bertubuh lunak.
Selian itu hewan ini juga memiliki banyak lendir serta mempunyai mantel pembungkus , akan tetapi beberapa dari hewan Mollusca ini memiliki cangkang untuk melindungi diri dari predator. Hewan ini berhabitat di perairan dan di daratan.
Contoh : gurita, kerang, cumi-cumi, tiram, siput, dan masih banyak lagi yang lainya.

Coelenterata (Hewan Berongga)

klasifikasi makhluk hidup
pediaa.com

Hewan ini biasanya memiliki bentuk tubuh layaknya tabung dan juga mempunyai rongga di dalam mulut
serta dikelilingi oleh tentakel, dan juga dari hewan ini banyak berntuk lain seperti bentuk seperti medusa ketika berenang di air.
Contoh: ubur-ubur, anemone, bunga karang, hydra, dan masih banyak lagi yang lainya.

Arthropoda (Hewan Berbuku-buku)

klasifikasi makhluk hidup

Hewan ini merupakan hewan yang tubuhnya bisa di bagi menjadi tiga bagian seperti dada, perut, dan kepala. Hewan anthropoda ini merupakan hewan yang sangat peka terhadap sentuhan dan bau serta memiliki mata faset (mata kecil yang berjumlah banyak).

Contoh: laba-laba (Arachnoidea), Serangga (insect), udang-udangan (crustacean), lipan (Myriaoda), dan masih banyak contoh yang lain yang biasanya ada di keseharian kita.

Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)

klasifikasi makhluk hidup
fineartamerica.com

Ini merupakan klasifikasi makhluk hidup yang terakhir yaitu hewan yang memiliki tulang belakang atau tulang punggung yang bisa juga disebut hewan vertebrata. Jika dibandingkan dengan hewan avertebrata hewan ini lebih memiliki sedikit jenisya. Pada dasarnya hewan ini memiliki tiga bagian yaitu kepala, badan, dan ekor.

Berikut ini merupkan pengkelompokan dari hewan vertebrata:

Pisces (ikan)

klasifikasi makhluk hidup
Vebma.com

seperti yang sering kita lihat sendiri ikan merupakan salah satu jenis hewan yang memiliki tulang belakang. Hewan ini bernafas menggunakan insang.
Contoh : Ikan mas, ikan hiu, ikan nemo, dan segala jenis ikan yang ada.

Amphibia

klasifikasi makhluk hidup
pixabay.com

Hewan ini merupakan hewan yang bisa hidup di dua tempat sekaligus seperti di darat dan di air. Salah satu ciri-ciri dari hewan ini adalah katika dalam masih kecil hewan ini bernafas menggunakan insang dan berubah ketika sudah menjadi dewasa.

Contoh: seperti katak dan salamander serta masih banyak lagi jenis-jenis hewan amphibi yang lain.

Reptilia

klasifikasi makhluk hidup
mnn.com

Hewan reptil atau bisa juga disebut dengan hewan merayap ciri-ciri secara simpel dan mendasar hewan reptil ini ketika berjalan tubuh bagian bawah atau bisa juga perut menghadap ke tanah, bahkan juga ada yang bersentuhan langsung dengan tanah.
Contoh: kura-kura, buaya, ular, dan yang lainya.

Mamalia

klasifikasi makhluk hidup
agrowindo.com

Dari kata mamalia sendiri mengartikan bahwa hewan ini merupakan hewan yang menyusui, beranak, serta memiliki kelenjar susu.
Contoh di kehidupan sehari-hari: sapi, kambing, kucing, kera, orang utan, serta masih banyak lagi yang lain.

Aves

klasifikasi makhluk hidup
wikipedia.org

Aves adalah salah satu anggota dari kelompok hewan vertebrata, hewan ini merupakan jenis hewan yang tertutup oleh bulu.
Contoh: ayam, burung merpati, dan jenis burung yang lain.

Penutup

Jadi kesimpulanya klasifikasian makhluk hidup sangatlah penting, mungkin sebagian orang masih belum mengerti tentang betapa pentingnya hal ini. Klasifikasian makhluk hidup ini sangatlah membantu untuk kepentingan manusia, entah di manfaatkan untuk pengobata, sumber bahan makanan, maupun digunakan untuk kebutuhan ilmu pengetahuan.

Sekian dari saya jika ada yang kurang mohon isi kolom komentar.

Semoga bermanfaat!

Jangan Lupa Baca Artikel yang Lain Klik Disini!!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.