7 Panduan Utama Cara Merawat Lovebird supaya Cepat Besar

Lovebird adalah salah satu burung peliharaan yang digemari banyak orang. Selain karena warna yang cantik dan suaranya merdu, cara merawat lovebird juga relatif mudah, tidak jauh berbeda dengan burung jenis lain.

Meski berasal dari daratan Afrika, beberapa jenis lovebird dapat beradaptasi dengan baik dengan iklim tropis di Indonesia asalkan dirawat dengan cara yang benar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari pemilihan kandang, pakan, hingga perawatan khususnya.

Perawatan Harian

Merawat lovebird tidak jauh berbeda dengan burung lainnya.Jika ingin ternak, Anda tidak hanya harus mengetahui cara menjodohkan lovebird, tetapi juga cara merawatnya.

Quote: Cara merawat yang baik akan menjadikan lovebird senang dan tidak stres, sehingga mau berkicau dengan suara yang merdu, terutama untuk lomba. Oleh karena itu, rajinlah merawat burung mulai dari pagi hingga malam hari.

Bersihkan kandang, dan periksa pakan, serta berikan sayuran dan buah segar.Perawatan harian lovebird tidak begitu rumit, tetapi butuh konsistensi dan ketelatenan.Berikut beberapa langkah perawatan yang harus Anda lakukan.

1. Lakukan Pengembunan

Pengembunan dapat dilakukan mulai pukul 04.00 wib hingga matahari terbit. Caranya dengan menggantung sangkar burung di luar rumah. Pengembunan akan membuat burung sehat, tenang, dan tidak stres. Jika cuaca bagus, lakukan setiap hari.

2. Mandikan Lovebird Secara Rutin

Mandikan burung secara rutin agar sehat dan segar, sehingga bakteri, kotoran, dan debu pada bulunya bisa hilang. Burung pun akan terlihat bersih dan tidak mudah sakit.

Sesudah dimandikan, jemur selama 30-60 menit, antara pukul 08.00-11.00 pagi. Setelah dijemur, ganti air minum, kemudian tutup dengan kerodong, dan bawa burung masuk ke dalam rumah. Mulai pukul 11.00 hingga menjelang sore Anda dapat memperdengarkan kaset suara burung.

Sore hari, bawa keluar burung untuk diangin-anginkan selama kurang lebih satu jam. Jika biasa memandikan dua kali, lakukan secara konsisten. Setelah pukul 18.00 burung kembali dikerodong.

3. Sediakan Pakan yang Sesuai

Pakan yang dapat diberikan meliputi milet, biji kenari, jagung manis, biji oat, taoge, jewawut, dan kwaci. Untuk lovebird paud berikan pakan berupa campuran bubur bayi dan pakan burung hingga umur 2 bulan.

4. Berikan Vitamin Bila Perlu

Vitamin perlu diberikan asalkan sesuai dengan dosis yang ditetapkan.Vitamin sangat penting, terutama bagi lovebird paruh putih yang disiapkan buat lomba.

5. Bersihkan Kandang

Bersihkan kandang dan lantainya hingga benar-benar bersih. Dengan begitu kuman-kuman dan kotoran dapat hilang dari kandang.

6. Lakukan Pemasteran

Suara lovebird pada dasarnya sudah merdu dan enak didengar. Akan tetapi, Anda harus memaster agar suaranya lebih ngekek panjang. Rajinlah memperdengarkan suara masteran dari kaset atau CD.

Pemasteran dapat dilakukan pada lovebird anakan ataupun yang sudah dewasa. Ketika pemasteran, lakukan di tempat yang sunyi agar nantinya memiliki kekean yang keras dan nyaring.

7. Letakkan Kandang di Tempat yang Nyaman

Letakkan kandang yang nyaman dan tidak bising. Biarkan lovebird beristirahat dengan tenang di malam hari.

Baca Artikel Terkait : Perbedaan Lovebird Jantan dan Betin

Sangkar yang Ideal untuk lovebird

Hasil gambar untuk sangkar lovebirds

Sumber: https://s.kaskus.id

Ciri-ciri lovebird jantan dan betina hampir sama yaitu suka berkelompok. Pada dasarnya lovebird adalah burung yang lincah dan ceria.Sehingga perlu ruang yang cukup untuk bergerak bebas.Anda dua jenis sangkar lovebird yaitu silinder dan kotak.

Sangkar silinder setidaknya berukuran diameter 30 hingga 40cm. Sementara sangkar kotak setidaknya berukuran 25x35x40cm. Sebaiknya sangkar terbuat dari logam karena lovebird memiliki kebiasaan menggigiti benda di sekitarnya.

Sangkar dari bambu atau kayu dikhawatirkan dapat rusak dan burung pun lepas. Sangkar dapat diberi tangkringan dari kayu bulat. Sebaiknya dibiarkan kasar dari potongan kayu asam.

Pakan yang Tepat untuk Lovebird

Hasil gambar untuk lovebird foods

Sumber: https://kompasiana.com

Lovebird merupakan burung pemakan biji-bijian. Pakan berupa campuran biji-bijian banyak dijual di pasaran seperti biji bunga matahari, kedelai, kacang merah, dan kacang hijau. Selain itu, berikan juga sayuran dan buah-buahan seperti apel, pisang, pepaya, sawi, dan kangkung.

Sebagai tambahan nutrisi kalsium, berikan tulang sotong kering di dalam kandang. Anda juga perlu memberikan suplemen vitamin jika ingin mengikutkan mereka ke kontes atau perlombaan.

Permasalahan yang Kerap Terjadi pada Lovebird

Hasil gambar untuk lovebird mabung

Sumber: https://warungkopi.okezone.com

Seperti hewan yang lain, lovebird juga kerap mengalami gangguan kesehatan karena siklus hidup, penyakit, atau kelelahan. Inilah beberapa masalah yang kerap terjadi dan cara mengatasinya.

Over Berahi

Lovebird yang mengalami over berahi perlu dikendalikan dengan cara:

  • Menambah frekuensi mandi misalnya pagi, siang, dan sore hari.
  • Mengurangi waktu penjemuran menjadi 15 menit saja setiap hari.
  • Waktu mengangin-anginkan dibuat lebih lama dan lebih sering.

Drop

Drop atau kelelahan dapat diatasi dengan:

  • Memperbanyak pemberian sayur segar dan makanan tambahan.
  • Memandikan sebanyak 2 kali saja per hari.
  • Menjemur lebih lama, 60 menit per hari.

Mabung

Mabung merupakan siklus tahunan berupa proses pergantian bulu yang ditandai dengan rontoknya bulu yang lama digantikan dengan bulu yang baru tumbuh. Pada kondisi ini fisik dan mental burung akan menurun, sehingga banyak diam dan tidak gacor.

Mabung atau ngurak biasanya berlangsung selama 2 hingga 3 bulan. Cara merawat lovebird ketika mabung sedikit berbeda. Tempatkan burung di tempat yang sepi. Lebih banyak dikerodong akan lebih baik.

Mandi cukup sekali seminggu dan dijemur maksimal 30 menit per hari atau tidak usah dimandikan. Soalnya, ketika sering terkena air dan sinar matahari, bulu yang seharusnya rontok malah tetap ada. Jangan lupa untuk memberikan vitamin dua kali seminggu.

Nah, itulah cara merawat lovebird yang benar setiap hari, agar lovebird sehat, ceria, dan selalu berkicau. Perlu diingat, lakukan perawatan secara konsisten, jangan hanya sesekali saja.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)