3
10

Cara Menanam Sawi: 5 Panduan Sukses Tanam Sawi (Panen Melimpah)

 

Sudahkah Anda tahu bagaimana cara menanam sawi? Sayur yang satu ini memang sangat bermanfaat bagi tubuh dan juga lezat. Maka dari itu, tidak mengherankan apabila sawi sering digunakan dalam berbagai jenis masakan.

Contohnya mulai dari mie ayam, bakso, shabu-shabu, bahkan sup daging, hampir semuanya menggunakan sawi. Sawi yang renyah dan ringan tidak hanya berfungsi untuk menambah gizi pada makanan, tetapi juga menyeimbangkan rasa daging-dagingan.

Keuntungan Menanam Sawi

cara menanam sawi pakcoy

pxhere.com

Sebelum memulai untuk membahas cara menanam sawi, sebaiknya pahami dulu apa saja keuntungan sawi untuk tubuh? Mengapa tanaman ini layak untuk dibudidayakan?

Pertama, jenisnya banyak. Ada sawi hijau, sawi putih, sawi caisim/sawi manis, sawi pakcoy, dan sawi pagoda. Sehingga, Anda tak akan terpaku pada satu jenis saja. Namun, artikel ini akan mengkhususkan pada langkah-langkah penanaman sawi pahit/sawi hijau di polibag.

Kedua, sawi merupakan sayuran yang kaya akan serat. Kandungan seratnya membuat proses buang air menjadi lancar. Ketiga, sawi memiliki banyak kandungan antioksidan yang membuatnya menjadi penangkal radikal bebas.

Keempat, sawi mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Kelima, sawi dapat meningkatkan kinerja ginjal, dan yang terakhir, sawi juga bisa mengatasi radang tenggorokan dan mencegah panas dalam yang amat mengganggu.

Dengan kandungan kebaikan yang banyak seperti itu, rasanya tak berlebihan jika sawi digolongkan dalam tanaman toga yang dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan dan pencegahan penyakit.

Tentu itu sudah cukup menjadi alasan untuk menanam sawi hijau di halaman rumah Anda, bukan? Berbeda dengan teknik menanam padi secara konvensional yang membutuhkan lahan luas (baca: cara menanam padi), sawi tidak demikian.

Baca Artikel Terkait : Pertanian Modern

Proses Pembibitan Bibit Sawi

cara menanam sawi hijau di polybag

pxhere.com

Ini adalah proses yang benar dan wajib diikuti untuk semua jenis tanaman, termasuk sawi hijau. Benih berkualitas tentu akan mereduksi kemungkinan gagal dan memberikan Anda hasil yang terbaik.

Awali dengan memilih bibit yang kemasannya masih rapat dan juga tidak rusak. Untuk penanaman di pekarangan, Anda hanya membutuhkan sekitar dua sendok makan benih sawi. Jangan membeli terlalu banyak benih, karena nantinya akan terbuang percuma.

Cara Menyemai Bibit Sawi

cara menanam sawi hidroponik

tokoternak.com

Jika sudah selesai memilih bibit untuk ditanam, jangan langsung diletakkan di dalam tanah, karena ada proses penyemaian yang wajib diikuti.

Caranya, rendam bibit yang tadi sudah dipilih dalam air selama kurang lebih 6–12 jam. Bibit yang baik adalah bibit yang tidak mengapung. Buang bibit yang mengapung dan proses yang tenggelam.

Keringkan benih-benih itu, kemudian siapkan tanah humus yang sudah dicampur dengan pupuk organik dengan perbandingan 1:3 di dalam polibag. Setiap polibag maksimal hanya bisa ditaburi sepuluh benih.

Letakkan polibag di tempat yang tak langsung disinari oleh matahari. Kemudian, siram dua kali sehari. Tunggu sampai benih berdaun dan itulah saat ketika Anda mulai mempersiapkan lahan untuk proses penanaman. Persiapan ini cukup memakan waktu.

Lahan Penanaman Sawi

 

Jangan langsung menanam benih sawi yang sudah bertunas. Biarkan selama seminggu lebih supaya benih lebih siap. Pada saat itu, Anda bisa mempersiapkan lahan yang gembur.

Hilangkan gulma, ilalang, dan rumput liar dari tanah supaya tidak mengganggu proses pertumbuhan sawi. Cangkul tanah sekitar 20–40 cm, tambahkan pupuk organik secukupnya. Jangan terlalu banyak.

Quote:

Ingat, berbeda dengan proses penyemaian, penanaman sawi hijau membutuhkan cahaya matahari yang cukup. Maka dari itu, jangan lupa untuk mempersiapkan lahan yang tidak dihalangi oleh pohon besar dari sinar matahari langsung.

Setelah memilih tunas yang berkualitas, kini saatnya untuk menanam sawi. Setiap sawi sebaiknya diberi jarak 25–30 cm. Kedalaman lubang sendiri sekitar 6–10 cm.

Jangan lupa untuk tidak hanya menimbun sawi dengan tanah, tetapi juga dengan pupuk kompos. Timbun hingga sampai ke separuh bagian batang sawi. Penggunaan pupuk kompos ini amat penting supaya sawi bisa tumbuh dengan baik.

Cara Perawatan Sayuran Sawi

cara menanam sawi putih

antarafoto.com

Proses penanaman tak hanya berhenti sampai di langkah sebelumnya. Anda harus tahu cara merawat sawi dengan baik supaya sawi tidak mati dan dapat tumbuh dengan maksimal. Kenali beberapa cara yang harus Anda lakukan untuk mengoptimalkan hal ini.

  • Kenali Musim

Sawi memang membutuhkan sinar matahari. Namun, bukan berarti sawi dapat tahan disinari sinar matahari dalam waktu lama. Di musim kemarau, matahari bersinar sedikit lebih panjang dan Anda harus mengantisipasi dengan melakukan penyiraman lebih banyak.

Di sisi lain, pada musim penghujan, siramilah sawi hanya sehari sekali. Ini penting untuk diperhatikan supaya sawi tidak layu karena terlalu lembap. Bahkan, kalau hujan sedang deras-derasnya, sawi tidak perlu disiram.

  • Gunakan Campuran Pupuk dan Air Beras

Saat menyirami sawi dengan air, jangan ragu untuk menambahkan air cucian beras atau pupuk organik. Keduanya membuat sawi tumbuh lebih subur dan cepat serta menjaga kualitas sawi agar selalu segar.

  • Eliminasi Tanaman

Beberapa sawi tidak dapat tumbuh dengan baik meski benihnya berkualitas dan perawatannya sudah sesuai aturan. Ini tentu di luar kehendak Anda dan merupakan pengaruh dari faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan.

Kalau Anda menemukan sawi-sawi yang rusak atau tidak dapat tumbuh dengan baik, maka segera cabuti. Jangan menunggu lama karena hal itu bisa merusak tanaman sawi yang lain.

Cabuti sawi-sawi rusak itu perlahan, karena bila Anda terburu-buru pada proses tersebut, sawi lain yang tumbuh dengan baik bisa rusak.

Jadi, itulah cara menanam sawi hijau yang bisa dipraktikkan dengan mudah di pekarangan rumah. Selain cara di atas, Anda dapat pula menggunakan teknik menanam sawi hidroponik dengan cara tanam yang sedikit berbeda. Selamat bercocok tanam!

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)