67

5 Trik Mudah Cara Menanam Kunyit dalam Pot (Praktis Dan Sederhana)

Pot tidak hanya diikutsertakan dalam cara menanam lidah buaya saja, tetapi juga dalam menanam kunyit. Meski tak semudah budidaya pisang, cara menanam kunyit di dalam pot atau polybag sangat praktis serta bisa dikerjakan oleh siapa pun.

Jika ditelateni, kegiatan ini bisa menciptakan ladang bisnis kunyit yang menjanjikan. Kunyit, atau biasa disebut kunir merupakan tanaman akar-akaran seperti tanaman kencur.

Oleh karena itu, cara menanam kencur pun hampir serupa. Hal mencolok yang membedakan kunyit dari yang lain adalah warna kuningnya. Meski umumnya berwarna kuning, ada juga kunyit merah, kunyit hitam, dan kunyit putih/ kunir putih.

Table of Contents

Cara Menanam Kunyit: Pembibitan dan Penyemaian Rimpang Kunyit

cara budidaya kunyit

idntimes.com

Sebelum membahas bagaimana menanam kunyit dalam polybag atau pot, ada baiknya jika Anda tahu terlebih dulu manfaat kunyit. Dalam kehidupan sehari-hari, kunyit dapat dimanfaatkan untuk antiinflamasi, mencegah kanker, serta mengatasi ketombe.

Adapun manfaat lainnya adalah:

  • Rheumatoid arthritis,
  • Meningkatkan antioksidan,
  • Meningkatkan fungsi hati,
  • Mengurangi resiko leukemia,
  • Perlindungan kardiovaskular,
  • Mencegah alzaimer,
  • Mengobati mabuk kendaraan, dan
  • Mengobati mag, perut kembung, mual, usus buntu, sembelit, dan disentri.

Langkah awal dalam proses penanaman kunyit adalah pembibitan. Pembibitan dilakukan dengan mengambil rimpang yang sudah tua.

Rimpang kunyit yang sudah tua lebih bagus untuk dijadikan bibit karena akan lebih cepat mengeluarkan tunas. Syarat bibit kunyit yang baik adalah:

  • Berasal dari tanaman yang subur, sehat, serta memiliki daun banyak;
  • terhindar dari hama dan penyakit;
  • Berasal dari tanaman atau pohon kunyit yang sudah berumur 7 sampai 12 bulan; dan
  • pernah mengalami dormansi atau pengistirahatan sebelum ditanam.

Cara menanam kunyit langkah selanjutnya adalah penyemaian bibit kunyit. Langkah-langkahnya:

  1. Letakkan rimpang kunyit yang telah disiapkan di atas tanah yang lembap. Suhu antara 25 sampai dengan 28 derajat celcius.
  2. Pastikan rimpang tersebut tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Biarkan selama 30 atau 45 hari berangin-angin.
  3. Taburi rimpang kunyit tersebut dengan tanah secukupnya dan siram setiap sore untuk menghasilkan tunas atau bibit kunyit yang bagus. Selain itu, Anda juga bisa merendamnya dalam larutan ZPT selama 3 jam.
  4. Jika rimpang kunyit telah tumbuh setinggi 10 cm, ambil tunas tersebut dan potonglah. Masa ini biasanya selama 1 bulan.
  5. Masing-masing pot diisi dengan satu tunas.

Anda dapat pula membaca artikel cara menanam bawang merah dan temukan persamaan dalam menyemai bibit tanaman.

Cara Menanam Kunyit: Cara Mengolah Tanah

Cara Menanaman Bibit Kunyit

bibitbunga.com

Cara selanjutnya adalah pengolahan tanah. Pengolahan tanah dilakukan dengan mencampur tanah gembur, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.

Campurkan ketiga bahan tersebut hingga merata dan isikan ke dalam pot yang telah Anda siapkan. Ukuran pot ideal yang dapat Anda gunakan adalah pot dengan diameter 20 cm dan tinggi 40 cm.

Campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang sebaiknya Anda masukkan setinggi 30 cm saja.

Jangan lupa untuk meletakkan pecahan batu bata atau pecahan genting di bagian bawah pot sebelum media tanam dimasukkan. Hal ini bertujuan agar media tanam tidak terbawa air saat dilakukan penyiraman.

Penanaman Bibit Kunyit

cara menanam kunyit putih

hipwee.com

Bibit kunyit yang telah siap tanam adalah bibit yang telah disemai dan muncul tunasnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam cara menanam kunyit, antara lain sebagai berikut.

  1. Buat lubang pada media tanam kurang lebih dengan kedalaman 8 cm.
  2. Masukkan 1 bibit atau tunas ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan.
  3. Tutup kembali lubang tanam dengan media tanam yang berupa campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang.
  4. Sirami bibit yang telah ditanam tersebut secukupnya.

Cara Perawatan Tanaman Kunyit

Dalam hal ini tanaman karena tanaman kunyit memiliki salah satu fungsi yaitu bisa mengusir hama, namun dalam penanaman kunyit untuk mendapatkan hasil yang maksimal juga membutuhkan perawatan.

Perawatan ini berfungsi agar bibit bisa terhindar dari hama atau penyakit, yang dimana penyakit ini bisa menyebabkan produksi umbi dari kunyit menurun. Berikut ini cara perawatan tanaman kunyit.

Cara Memupuk dan Menyiram

cara merawat bibit kunyit

kompasiana.com

Quote:

jangan melewatkan tahapan pemupukan dan penyiraman yang baik dalam proses menanam kunyit atau tanaman apa pun. Ini adalah salah satu hal penting dalam merawat kunyit. Anda hanya perlu melakukan pemupukan sederhana.

Memupuk tanaman kunyit tak semudah cara menanam cabe yang relatif sederhana. Pupuk yang digunakan dalam menanam kunyit sebaiknya pupuk kompos atau pupuk organik, bukan pupuk kimia.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi risiko yang berbahaya akibat penggunaan pupuk kimia. Pemupukan dilakukan setiap satu bulan sekali dengan mengombinasikan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.

Aturan menyiram tanaman dalam pot kira-kira sama dengan anjuran penyiraman di kebun kunyit. Penyiraman dilakukan setiap 2 atau 3 hari sekali untuk tetap menjaga kelembapan media tanam. Sebaiknya, penyiraman dilakukan di sore hari.

Perlu diperhatikan, jangan melakukan penyiraman terlalu banyak karena air yang tergenang pada media tanam dapat menyebabkan bibit atau rimpang kunyit cepat membusuk.

Masa Panen Kunyit

cara menanam kunyit

lintar.net

Masa panen ideal untuk tanaman kunyit adalah saat tanaman kunyit telah berusia 8 bulan setelah masa tanam. Mengapa perlu adanya masa tanam yang ideal?

Hal ini bertujuan agar rimpang kunyit yang dihasilkan tidak kusut, sehat, tidak cepat membusuk, beratnya ideal, dan tetap segar meskipun disimpan dalam waktu yang lama. Setelah dipanen, kunyit dapat langsung dimasukkan dalam karung sebelum dijual.

Itulah beberapa tips dan trik mudah cara menanam kunyit dalam pot maupun polybag. Mudah, bukan? Tidak ada salahnya mencoba berkebun menggunakan lahan yang ada di pekarangan atau di kebun pribadi.

Tidak perlu repot-repot mencari atau menyewa lahan yang lebih luas untuk berkebun. Nah, sekarang tunggu apalagi? Yuk, mulai berkebun. Siapa tahu hasil kebun Anda juga bisa mendatangkan uang.

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.