2

Cara Menanam Kentang

Cara menanam kentang yang benar adalah modal awal yang diperlukan agar budidaya kentang menjadi sukses dan hasil panen melimpah sebagaimana keinginan.

Kentang adalah salah satu bahan makanan umbi yang sudah sangat terkenal. Bahan makanan ini biasanya dijadikan sebagai pelengkap sayur. Selain itu, kentang yang mengandung banyak karbohidrat juga sering dijadikan pengganti nasi untuk mereka yang sedang diet.

Nah, banyaknya fungsi kentang membuat bahan makanan ini selalu diproduksi setiap waktu. Oleh karena itu, mengetahui cara tanam kentang yang baik menjadi penting, terutama untuk Anda yang ingin berbisnis kentang guna mendapatkan banyak keuntungan.

Table of Contents

Kandungan Gizi Kentang

budidaya kentang

manado.tribunnews.com

Sebelum membahas bagaimana cara menanam kentang yang benar, ada beberapa kandungan gizi kentang yang harus diketahui. Dalam satu kentang terdapat beragam kandungan gizi yang sangat baik, seperti:

  • Karbohidrat
  • Serat
  • Antioksidan
  • Kalori
  • Lemak
  • Vitamin A, E dan K
  • Air dan mineral.

Berbagai kandungan gizi kentang tersebut membuatnya sebagai salah satu umbi yang menyehatkan. Tentu, karena kandungan gizinya tersebut, kentang bisa dikonsumsi setiap hari dengan aman.

Beragam Tahapan Cara Menanam Kentang

Untuk Anda yang ingin bercocok tanam dengan menanam kentang, maka ada beberapa tahapan penanaman yang harus Anda lakukan. Adapun beberapa tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

Mempersiapkan Bibit Kentang

cara menanam kentang di pot

tokopedia.com

Untuk menanam kentang, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mempersiapkan bibit kentang. Karena penanaman ini dari umbi, maka carilah kentang yang sudah tua yang tentu saja berkualitas.

Jika kentang umbi yang disiapkan untuk dijadikan benih sudah siap, maka biarkan sekitar 7 hingga 14 hari di tempat yang sejuk dan terkena sinar matahari. Dalam waktu tersebut, kentang akan terlihat ditumbuhi oleh tunas baru.

Ketika tunas tersebut muncul, jangan langsung ditanam. Tunggu beberapa waktu hingga tunas mencapai tinggi sekitar 5 hingga 10 cm. Untuk menumbuhkan tunas tersebut, Anda bisa menyemprotkan air secara teratur.

Mempersiapkan Lahan untuk Penanaman

 

persiapan lahan tanam kentang

abahtani.com

Jika tunas kentang sudah setinggi 5 hingga 10 cm, maka tandanya kentang tersebut siap tanam. Dalam hal ini, Anda harus mempersiapkan lahan untuk menanamnya. Memang, penanaman kentang bisa dilakukan di pot atau dalam polybag jika tak ada lahan.

Namun, tentu, hasil penanaman langsung di lahan tanah akan cenderung lebih maksimal dan tentu saja lebih melimpah saat panen. Oleh karena itu, penanaman bibit di lahan secara langsung cenderung lebih direkomendasikan.

Nah, jika lahan sudah tersedia, maka langkah yang dilakukan adalah perawatan pada lahan tersebut. Adapun cara merawat lahan untuk penanaman kentang adalah sebagai berikut:

  • Cek kondisi lahan yang akan digunakan untuk menanam kentang secara keseluruhan
  • Gemburkan tanah tersebut dengan menggunakan sekop ataupun cangkul
  • Tambahkan pupuk organik sesuai dengan keadaan dan jenis tanah. Pupuk ini nantinya selain membuat tanah subur juga bermanfaat agar tanaman kentang terjaga
  • Buatlah tanah menjadi lembab terlebih dahulu dengan tujuan pupuk bisa tercampur dengan baik.

Tahap Menanam Kentang

penanaman kentang

Jika lahan sudah siap, tahapan cara menanam kentang selanjutnya adalah penanaman. Nah, untuk penanaman yang benar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Penanaman ini tentu saja penting dilakukan dengan saksama, agar buahnya besar dan melimpah.

Adapun beberapa hal terkait penanaman pohon kentang yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Buat terlebih dahulu saluran drainase pada sekitar lahan dengan baik dan benar. Hal ini sama untuk dilakukan pada tanaman hortikultura. Saluran tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 cm dengan tujuan agar tidak banjir saat penyiraman
  • Siapkan bibit kentang yang sudah memiliki tunas tersebut. Jika satu umbi ada dua tunas, maka potong kelebihannya secara terpisah
  • Buatlah gundukan pada tanah terlebih dahulu dan jangan lupa membuat lubang dengan jarak sekitar 15 cm
  • Masukkan umbi kentang tersebut.

Perawatan Tanaman Kentang

cara perawatan kentang yang baik

Bibit kentang yang sudah ditanam harus mendapatkan perawatan. Perawatan tersebut akan menghindarkan tanaman kentang dari masalah hama. Sama halnya dalam cara menanam kurma, perawatan juga akan menambah hasil panennya.

Nah, perawatan yang dilakukan pasca menanam tersebut sebenarnya cukup simple dan mudah. Perawatan bisa dilakukan dengan pemupukan dan penyiraman secara teratur. Dengan kedua hal ini, tanaman kentang akan mendapatkan nutrisi yang cukup.

Selain itu, hal lain terkait perawatan yang harus dilakukan adalah pembersihan lahan dari tanaman lain. Tanaman yang tumbuh di sekitar pohon kentang bisa menjadi gulma yang merugikan dan membuat pohon kentang yang ditanam terancam kurang sehat.

Sebagai tambahan, dalam cara menanam kentang, ketika batang kentang sudah bertumbuh dan tinggi, maka Anda harus memotongnya. Potong batang kentang tersebut hingga bersisa 10 cm saja. Ini dilakukan untuk menjaga kondisi buah kentang tanaman tersebut.

Proses Memanen Kentang

cara tanam kentang

abahtani.com

Jika perawatan pada kentang dilakukan dengan baik, pasti hasil panen kentang tersebut akan meningkat dan melimpah. Selain itu, harga jual kentang yang berukuran besar di pasaran juga akan cenderung tinggi.

Nah, waktu panen tanaman kentang tersebut secara umum bisa dilakukan pada minggu ke-2 hingga ke-3 pasca panen. Waktu ini berbeda dengan cara menanam alpukat yang cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk waktu panen.

Untuk memanen kentang, Anda tinggal menggali lubang pada lahan tersebut. Pilih kentang yang paling besar untuk dipanen. Setelah itu, perbaiki lahan agar umbi kentang yang masih kecil bisa tumbuh dengan baik.

Nah, demikian beberapa ulasan tentang cara menanam kentang yang perlu Anda pahami dengan baik. Perlu diketahui bahwa selain menanam kentang menggunakan media lahan tanah, kini juga ada cara menanam kentang media aeroponik yang menarik untuk dipelajari.

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.