1
8

Ikuti 4 Cara Menanam Kangkung Secara Hidroponik (Lahan Terbatas)

Suka dengan kangkung? Sayuran yang satu ini memang punya rasa yang menggugah selera dan mengenyangkan. Kangkung bisa dibuat sup, bisa juga dijadikan tumis. Dibandingkan sayuran lain, cara menanam kangkung pun relatif mudah.

Berdasarkan medianya, kangkung biasa dibagi menjadi kangkung darat dan kangkung air. Keduanya memudahkan Anda untuk menanam kangkung di tempat yang disuka. Anda dapat menanam kangkung di pot atau menanam kangkung di kolam.

Manfaat Menanam Kangkung

cara menanam kangkung hidroponik

  • Kaya Vitamin C dan E

Quote:

Vitamin C dan E adalah zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas dan juga untuk meremajakan kulit. Mengonsumsi kangkung secara rutin akan membuat kulit lebih cerah dan kencang.

  • Kaya Serat

Untuk Anda yang berdiet, kangkung pun dapat membantu untuk melancarkan pencernaan. Kangkung kaya akan serat yang membuat Anda mudah untuk buang air besar tanpa perlu takut merusak lambung layaknya obat pencahar.

Betapa kebaikan kangkung untuk kesehatan penanamnya ini cukup untuk membuatnya digolongkan menjadi tanaman toga.

  • Higienis

Lantaran menanam kangkung sendiri, Anda bisa mengontrol kualitasnya. Tak perlu takut dan ragu mengenai kebersihan kangkung yang akan Anda makan atau apakah pembudidayanya menanam di media yang bersih.

Selain itu, Anda juga bisa memastikan bahwa kangkung yang ditanam tidak diberikan terlalu banyak pestisida. Ya, pestisida memang mampu mengusir hama. Namun, takaran yang terlalu banyak akan berbahaya dan beracun, bukan?

  • Hemat

Segala sesuatu yang diadakan sendiri tentu lebih menghemat uang daripada membeli barang jadi. Begitu pula dengan menanam kangkung.

Meski lebih banyak memakan waktu dan tenaga, dapat menghemat beberapa ribu rupiah karena tidak membeli kangkung dapat memberi kepuasan tersendiri.

  • Bisa Ditanam dengan Metode Hidroponik

Anda tidak memerlukan lahan untuk menanam kangkung. Cukup dengan memanfaatkan benda-benda yang ada di rumah, seperti baskom dan busa filter akuarium, Anda sudah dapat membudidayakan kangkung sendiri.

Baskom digunakan karena ringan tetapi cukup kuat untuk menahan tanaman hidroponik di rumah. Sementara itu, busa akuarium digunakan karena harganya terjangkau dan juga bisa menahan akar kangkung hidroponik dengan baik.

Cara Menanam Kangkung Secara Hidroponik

Mengapa Anda harus menanam kangkung hidroponik? Apa yang dapat diunggulkan dari teknik tersebut?

Risiko melakukan penanaman di tanah adalah Anda harus meluangkan waktu untuk menyiangi tanaman. Harus diakui bahwa Anda tidak dapat mengontrol apa saja yang akan tumbuh di lahan pertanian, seperti gulma atau tanaman liar.

Anda tak akan menemukan hal-hal semacam itu jika menggunakan teknik hidroponik dengan media baskom atau besek. Maka dari itu, Anda tak perlu risau apalagi menghabiskan waktu untuk melakukan proses penyiangan tanaman.

Selain itu, kangkung hidroponik juga dapat menjadi dekorasi yang apik untuk rumah Anda. Sehingga, Anda tak hanya mendapatkan kebaikan dari kandungan kangkung, namun juga dari tampilannya.

Cara Menyemai Bibit Kangkung

Meski tak menggunakan tanah, kangkung yang ditanam dari bibit harus disemai terlebih dahulu. Apabila langkah ini dilewati, kecambah tidak akan tumbuh dan panen pun tentu berpotensi gagal. Ini hal yang harus dihindari oleh Anda.

Berbeda dengan buah naga yang agak rumit karena membutuhkan tiang panjat (baca: cara menanam buah naga), untuk memulai proses penyemaian kangkung, Anda hanya harus menyiapkan tisu atau lap.

Masukkan bibit ke dalamnya kemudian siram dengan air suam-suam kuku. Letakkan di tempat yang sejuk dan tidak terlalu lembap. Anda bisa mengangkat kangkung dari tempat persemaian dan pindahkan ke media tanam ketika kangkung sudah berkecambah.

Perawatan Kangkung Hidroponik

Bagaimana cara merawat kangkung hidroponik yang baik? Pada dasarnya, caranya sama saja dengan perawatan untuk tanaman lain. Kangkung hidroponik membutuhkan air dan tentu saja pupuk supaya nutrisinya terjaga.

Pupuk amatlah penting karena dalam proses penanaman ini, kangkung tidak bisa menyerap nutrisi dari tanah. Namun, pemberian pupuk ini juga ada aturannya. Seperti apakah aturan memberi pupuk untuk tanaman hidroponik?

Per liter air untuk menyiram tanaman, gunakanlah 5 ml pupuk. Jumlah yang tak terlalu banyak tetapi amat cukup untuk memberi nutrisi yang tepat bagi tanaman hidroponik kangkung. Apabila larutan beraroma tak sedap, maka gantilah.

Kapan saat yang tepat untuk meningkatkan kuantitas pupuk? Ketika kangkung sudah masuk pada usia tanam ke-dua minggu, naikkanlah kadar pupuk menjadi 7 ml per liternya. Pasalnya, kangkung membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk tumbuh besar.

Memanen Kangkung

cara menanam kangkung secara hidroponik

hidroponikyuk.com

Berbeda dengan padi yang bahkan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk panen (baca: cara menanam padi), kangkung hanya membutuhkan waktu mingguan, lho, untuk tumbuh. Ya, cepat dan mudah sekali, bukan, pertumbuhan dari sayur bergizi ini?

Biasanya, kangkung sudah siap untuk panen pada usia empat sampai dengan enam minggu. Namun, cek terlebih dahulu apakah kangkung sudah cukup kukuh dan cukup tinggi untuk dipanen.

Cabutilah kangkung dan kemudian segera olah supaya lebih lezat. Namun, untuk stok di hari-hari mendatang, Anda bisa menyimpan kangkung cabut ini di kulkas, tentu supaya lebih tahan lama dan supaya tidak lekas busuk di luar.

Ya, begitu mudah, bukan, cara menanam kangkung hidroponik sendiri di rumah? Anda tak perlu memiliki lahan besar apalagi alat pertanian yang mahal. Cukup dengan barang-barang sederhana dan Anda pun bisa memulai gaya hidup sehat dengan cara hemat.

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)