5
101

5 Poin Penting Cara Meloloh Anakan Lovebird (Tumbuh Sehat dan Kuat)

Sebagai peternak lovebird, Anda harus mengetahui cara meloloh anakan lovebird dengan baik supaya tidak membuat mereka cedera. Anakan berumur kurang dari 15 hari biasanya fisiknya rapuh dan belum sempurna, sehingga mudah cedera.Terutama pada mulut dan leher.

Meloloh dilakukan dengan memberikan pakan kepada anakan dengan tangan. Cara ini harus dilakukan oleh peternak ketika induknya tidak dapat memberi makan anaknya. Agar anakan lovebird terus bertahan hidup, tanggung jawab Anda ialah memberi makan mereka.

Cara Meloloh yang Aman bagi Anakan Lovebird

Hasil gambar untuk meloloh lovebird

Sumber: https://Idntimes.com

Di habitat asli, semua jenis lovebird akan memberi makan anaknya sejurus mereka menetas. Akan tetapi, di penangkaran situasinya berbeda. Induk bisa saja tidak mau memberi pakan karena stres akibat sangkar terlalu sering dibuka.

Bisa juga karena peternak ingin meningkatkan produktivitas dengan memacu birahi pada indukan. Meloloh anakan lovebird terlihat sepele. Akan tetapi, perlu ketelatenan dalam melakukannya. Terkait alat, cara meloloh, dan jadwal pemberian pakan, simak ulasan berikut.

Alat-alat untuk Meloloh

Hasil gambar untuk alat meloloh lovebird

Sumber: https://kompasiana.com

Meloloh termasuk cara merawat lovebird yang cukup sulit. Sebelum mengetahui cara meloloh anakan lovebird yang benar, persiapkan peralatan terlebih dahulu yaitu:

  • Spet/spuit suntikan atau botol dengan tutup kerucut yang dapat dimodifikasi, seperti botol cuka.
  • Karet angin atau pentil sepeda untuk membantu menyalurkan makanan dari spet ke mulut anakan.
  • Sendok kecil untuk mengaduk makanan.
  • Termometer
  • Wadah pakan.
  • Tisu atau kain untuk alas atau membersihkan pakan yang tumpah.
  • Inkubator

Teknik Penting Meloloh Anakan Lovebird

Hasil gambar untuk lovebird hand feeding

Sumber: https://hipwee.com

Sebelum meloloh anakan burung lovebird yang baru menetas, siapkan bahan-bahan makanan, kemudian ikuti langkah berikut:

1. Membuat Adonan Pakan

Pemberian pakan yang tepat dapat menjadikan warna lovebird menarik. Komposisi makanan yaitu 2 bungkus bubur bayi beras merah ukuran 120 gram, 1 bungkus bubur bayi kacang hijau 120 gram, dan 1 bungkus pakan burung fancy rumput laut 450 gram.

Tambahkan juga pakan burung classic 400 gram, dan pakan ayam 511/BR 100 gram.Larutkan dengan air hangat bersuhu maksimal 40 derajat Celcius hingga menjadi bubur lembut.Untuk pakan berupa butiran, dapat dihaluskan dengan blender sebelum dijadikan adonan.

Sesudah menjadi adonan, biarkan hingga suhunya agak hangat. Jika adonan yang dibuat terlalu banyak, Anda dapatmenyimpan sebagian di tempat yang kering ataupun di dalam kulkas.

Pemberian pakan yang bagus tidak hanya untuk anakan, melainkan lovebird yang akan diikutkan lomba.Tujuannya supaya mampu mengeluarkan suara ngekek panjang dan gacor, terutama lovebird paruh putih.

2. Atur Jadwal Pemberian Makan

Buatlah jadwal pemberian pakan lovebird pada pagi, siang, dan sore. Usahakan memberikan pakan pada jam yang sama setiap sesi agar cepat besar. Umumnya makanan akan bertahan di dalam tembolok burung selama 4 hingga 5 jam.

Pada usia 2 minggu, berikan makan 5 hingga 6 kali sehari, setelah umurnya mencapai 1 bulan, berikan pakan 3 atau 4 kali sehari. Setelah umur 1,5 hingga 2 bulan, barulah anakan dapat makan sendiri.

3. Gunakan Alat yang Aman

Alat seperti spet suntikan dan karet angin cukup aman untuk meloloh anakan lovebird.Isi spet dengan bubur adonan.Biasanya seekor burung dapat menghabiskan 2 hingga 3 spet suntikan pada satu sesi makan.

Pilih spet atau spuit dengan volume 50 atau 100 ml, cabut jarumnya, ganti dengan karet angin atau pentil sepeda. Selain spet, Anda dapat menggunakan botol cuka yang ujungnya dimodifikasi sehingga tidak terlalu runcing.

4. Tempatkan Lovebird di Dalam Inkubator

Setelah spet suntikan diisi dengan adonan pakan, siapkan inkubator. Usahakan suhu inkubator berada pada kisaran 32 hingga 35 derajat Celcius, dengan kelembapan 70% hingga 85%. Gunakan termometer untuk mengecek suhu inkubator.

Quote: Jika tidak mempunyai inkubator, Anda dapat menyiapkan kotak atau akuarium kecil berisi serut kayu halus. Lalu tutup dengan sangkar bulat agar aman dari tikus atau kucing. Siapkan lampu ukuran 5 W, gantung dalam sangkar dan nyalakan selama 24 jam.

5. Mulailah Meloloh Anakan Lovebird

Jika paruh anakan lovebird paud sudah sedikit membuka, gunakan tangan dan tisu untuk membukanya lebih lebar. Masukkan makanan dengan spet perlahan-lahan hingga isi di dalamnya habis.

Ketika menyuapkan adonan, pegang kepala anakan dengan ibu jari dan telunjuk dengan lembut, sodorkan ujung karet ke paruh. Jika anakan sudah mulai memasukkan karet ke dalam kerongkongan, ikuti gerakan tersebut sambil mendorong adonan perlahan.

Selesai memberikan pakan, cuci spet hingga bersih, dan keringkan sebelum digunakan kembali. Pastikan Anda menjaga higienitas perlengkapan meloloh.

Tips Meloloh Anakan Lovebird supaya Tidak Tersedak

Hasil gambar untuk lovebird hand feeding

Sumber: https://hamparan.net

Cara memberikan pakan dengan spet tidak boleh sembarangan. Jika tidak, akan menyebabkan tersedak dan cedera. Selain menggunakan spet, Anda juga dapat meloloh dengan sendok. Namun, akan memakan waktu lebih lama hingga anakan kenyang.

Solusinya, gunakan spet dengan hati-hati. Masukkan ujung spet ke dalam kerongkongan, kemudian tekan perlahan. Jika Anda menggunakan spet dengan karet pendek, masukkan spet dari sebelah kiri paruh.

Setelah masuk, tekan pelan-pelan hingga adonan bubur pakan masuk ke dalam kerongkongan dan langsung ke dalam tembolok.

Nah, apabila Anda masih pemula dan belum berani meloloh sendiri, manfaatkan jasa spet anakan burung di daerah Anda. Ada yang menyediakan jasa spet hingga dapat makan sendiri dengan tarif bervariasi mulai Rp70.000,00 per ekor.

Itulah cara meloloh anakan lovebird yang aman dan tidak berpotensi menimbulkan cedera. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)